Inisiasi Bimtek Petani Hortikultura, Legislator: Kebutuhan Pangan di Papua Selatan harus Didukung Produksi lokal.

Anggota Komisi IV DPR RI, H. Suleiman L Hamzah tengah memberikan sambutan pada kegiatan bimtek

Metro Merauke – Anggota Komisi IV DPR RI, H. Suleiman L Hamzah menginisiasi pelaksanaan bimbingan teknis untuk meningkatkan kapasitas petani pelaku usaha hortikultura di Merauke, Papua Selatan.

Bimtek yang berlangsung tiga hari tersebut (27, 28 dan 29 Juli) bekerjasama Kementerian Pertanian RI.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Anggota Komisi IV DPR RI, H Sulaeman L Hamzah, pengembangan komoditas pangan terus dilakukan demi menuju terwujudnya kemandirian pangan di Provinsi Papua Selatan.

“Kita berbicara hortikultura, dari kegiatan ini kita berharap, semua kebutuhan pangan di Papua Selatan nantinya sebisa mungkin harus dapat didukung produksi lokal. Kalau bisa batasi mendatangkan dari luar, kita harap begitu, “ucap Sulaeman.

Dikatannya, potensi komoditas hortikultura di Papua, khususnya di Merauke sangat besar dan memungkinkan menjadi lumbung semua komoditas.

Sehingga, sambungnya, bimbingan teknis dirasa perlu digencarkan untuk petani hortikultura di Merauke.

“Bimtek kita lakukan tahun ini cukup banyak, itu semata-mata agar petani kita kenal betul potensinya, lalu hasil yang didapat bisa dipasarkan, bahkan sebisa mungkin dapat dikirim ke luar Merauke, ” tuturnya.

Legislator Fraksi NasDem ini juga menilai, demi optimalnya upaya peningkatan kapasitas petani hortikultura, dibutuhkan sinergitas dari berbagai pihak, utamanya pemerintah daerah untuk bersama-sama membangun masyarakat di daerah.

Sementara itu Direktur Eksekutif Rumah Aspirasi H. Sulaeman L Hamzah sekaligus Anggota DPR Papua, Fauzun Nihayah merinci, di tahun 2022 total ada 47 bimtek aspirasi. Dimana 70 persen dilaksanakan di Merauke.

“H Sulaeman L Hamzah punya komitmen besar untuk petani di Merauke agar ke depan lebih sejahtera. Ini menjadi mimpi dan harapan beliau yang perlu di dukung bersama,” ujar Fauzun Nihayah.

“Sebagai tugas untuk kelola rumah aspirasi, selalu kita tekankan semua program harus dikelola secara kelompok dan bukan orang perorang, agar manfaatnya pun dapat dirasakan bersama untuk memajukan masyarakat,”tukasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *