Metro Merauke – Beginilah kondisi jalan trans yang menjadi akses penghubung Kampung Waninggap Kai (Semangga 3) dan Kampung Muram Sari, Distrik Semangga, Merauke.
Ironisnya, jalan yang baru dikerjakan (diaspal) satu tahun terakhir, namun kini sudah dalam kondisi rusak.
Nampak, jalan di Kabupaten Merauke yang menghubungkan dua kampung itu kondisinya rusak parah. Ditemukan banyak kubangan disejumlah titik dengan ukuran yang cukup besar.
Kondisi itu semakin diperparah ketika hujan. Warga mengaku, dengan kondisi yang ada sangat menghambat aktivitas setiap hari.
“Apalagi saat hujan turun, jalan jadi berlumpur dan licin, semakin sulit dilalui, bahkan tak jarang anak sekolah kalau sudah terpeleset dan terjatuh, terpaksa tidak bisa lanjutkan perjalanan dan memilih pulang, sebab seragamnya penuh lumpur,” ujar Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (Bamuskam) Muram Sari, Trianto, Rabu (29/01/2025).

Dikatakan Trianto, kondisi insfratruktur jalan penghubung dua kampung dimaksud saat ini semakin memprihatinkan. Warga mengeluhkan kerusakan parah pada jalan tersebut.
“Padahal jalan itu baru dikerjakan satu tahun berjalan. Bukan saja karena kerap dilalui alat berat, namun kalau mau jujur, kualitas pengerjaan dari awal yang sangat kita sayangkan, aspalnya tipis sekali. Kalau sudah begini siapa yang akan bertanggungjawab,” keluhnya.
“Kami merasa sedih melihat kondisi jalan ini.”
Warga menyebutkan kerusakan jalan bukan hanya menghambat mobilitas mereka, tetapi juga dapat berdampak buruk pada perekonomian setempat.
Tak sampai disitu, Trianto menambahkan, pemandangan jalan rusak yang selama ini belum tersentuh pemerintah pun terjadi di sepanjang jalan Kampung Muram Sari yang terkesan dibiarkan tanpa ada perbaikan.
“Kalau tidak salah jalan di Kampung Muram Sari ini sejak Hutama Karya 1996 belum pernah ada perbaikan sama sekali,” bebernya.
Sukardi, Warga Kampung Muram Sari menambahkan, masyarakat hanya mengandalkan akses jalan itu untuk melakukan berbagai aktivitas.
Sehingga warga berharap pemerintah daerah bisa segera bertindak dan memberikan perhatian serius untuk perbaikan jalan-jalan rusak ini agar mendukung kemajuan masyarakat di kampung. (Nuryani)














































