Metro Merauke – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua dan Papua Barat menyatakan optimistis terhadap kinerja industri jasa keuangan di Bumi Cenderawasih pada 2022 yang semakin membaik.
Kepala Kantor OJK Papua dan Papua Barat Adolf Fictor Simanjuntak di Jayapura, Sabtu mengatakan kinerja tersebut didukung dengan kerja sama, kolaborasi dan sinergi otoritas keuangan dan industri jasa keuangan.
“Kerja sama yang baik merupakan kunci sukses untuk menjaga stabilitas sektor keuangan,” katanya.
Menurut Adolf, stabilitas sektor keuangan yang terjaga yang didukung dengan membaiknya penanganan COVID-19 serta kebijakan pengawasan solid akan membantu laju perekonomian.
“Terjaganya kondisi perbankan di Papua terlihat dari risiko kredit bermasalah sebesar 1,71 persen dan di bawah nasional dengan angka sebesar 3,08 persen,” katanya.
Selain itu, kecukupan likuiditas dan permodalan juga dalam kondisi yang sehat di mana rasio-rasio tersebut berada di atas angka minimum sebagaimana yang telah diatur dalam ketentuan. (Antara)
















































