Pembunuhan Diduga Libatkan TNI, BEM USTJ Keluarkan Pernyataan Sikap

Rekonstruksi pembunuhan empat warga di Mimika, Sabtu (03/09/2022)-IST

Metro Merauke – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura atau BEM USTJ mengeluarkan pernyataan sikap terkait pembunuhan terhadap empat warga di Kabupaten Mimika, Papua.

Kasus itu diduga melibatkan enam oknum TNI Angkatan Darat (AD) dan empat warga sipil. Tiga di antara tersangka warga sipil telah ditangkap, dan satu lainnya dalam pencarian polisi.

Bacaan Lainnya

Ketua BEM USTJ, Roni P Tigi mengatakan pihaknya meminta oknum TNI yang diduga terlibat kasus pembunuhan tidak dihukum setimpal perbuatannya atau sesuai hukum yang berlaku.

Sebab keempat korban dibunuh dengan cara tidak manusiawi pada 22 Agustus 2022. Mereka dimutalasi di Satuan Permukiman (SP) 1 Distrik Mimika Baru, dan potongan tubuhnya dibuang di sungai.

“Kami juga meminta adanya keterbukaan informasi dalam proses tindakan hukum tegas terhadap pelaku, untuk memastikan pihak korban puas dengan hasil proses hukum,” kata Roni Tigi dalam siaran persnya, Minggu (04/09/2022) malam.

BEM USTJ berpendapat, ada kejanggalan dalam prosesi hukum kasus ini. Para pihak dianggap baru serius menanganinya, setelah ada perintah lansung dari Presiden Joko Widodo ketika berkunjung ke Papua, pekan lalu.

“Sebelum ada perintah dari presiden, pihak berwajib terkesan tidak serius menanganinya, seperti pascadiberi perintah oleh presiden,” ujarnya.

Katanya, dalam kasus ini Polres Mimika menyangkakan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55, 56 KUHP terhadap tersangka warga sipil, dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Sedangkan keenam oknum anggota TNI AD dijerat pasal berlapis. Pasal 339 KUHP yaitu pembunuhan yang menyertai tindak pidana lain serta pasal 340 KUHP, pembunuhan berencana dengan maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Selain itu, apabila nantinya keenam oknum prajurit TNI itu terbukti bersalah, mereka akan menghadapi pemecatan dari institusi. (Arjuna)

Untuk Pembaca Metro Merauke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.