Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua Selatan, Romanus Mbaraka mengatakan, para pengurus dan anggota Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Merauke senantiasa harus kompak, bersinergi dengan pemerintah maupun komponen masyarakat lainnya.
Menurut Mbaraka, Merauke yang dijuluki sebagai Indonesia mini, sebab di daerah yang dikenal sebagai ‘istana damai’, penduduknya sangat beragam baik suku, budaya, dan agama.
Sehingga dengan menjaga persaudaraan di tengah perbedaan, menjadi kunci utama dalam memajukan daerah lewat potensi yang dimiliki masing-masing.
Penegasan itu dikatakan Bupati Merauke saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC Pemuda Batak Bersatu Periode 2022-2027, Sabtu (03/06/2023).
“Kita harus bersinergi dengan pemerintah, lalu bersama-sama jaga keamanan dan kebersamaan ditengah perbedaan. Sayangi negeri ini, jaga persaudaraan dalam memajukan daerah dengan potensi masing-masing,” tutur bupati.
Bupati sekaligus sebagai pembina politik, juga mengajak lapisan masyarakat di Merauke untuk ikut menjaga kamtibmas, terlebih menjelang Pemilu 2024.
“Keamanan dan ketertiban perlu terus dijaga bersama-sama,” katanya.
Diketahui, Kristian Nababan, dilantik sebagai Ketua DOC Pemuda Batak Bersatu Merauke masa bakti 2022-2027.
Ketua DPD Pemuda Batak Bersatu Provinsi Papua, Tulus Sianipar, secara langsung melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Merauke, Sabtu (03/06/2023).
Pada kesempatan itu Tulus Sianipar berpesan, para pengurus maupun anggota Pemuda Batak Bersatu untuk peka melihat permasalahan di tengah masyarakat.
“Orang Batak bisa hadir dan tinggal di sini (Merauke, Papua Selatan) karena kemurahan penduduk asli, karenanya wajib menghormati dan saling menghargai,” tandasnya. (Nuryani)














































