Petani Diigatkan Tak Salah Gunakan Bantuan Alsintan

Anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L Hamzah

Metro Merauke – Anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L Hamzah menegaskan, bantuan berbagai alat mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan bukan untuk perorangan, melainkan pemanfaatannya harus secara kelompok.

Karenanya, Legislator Fraksi NasDem Dapil Papua yang duduk di Senayan, H Sulaeman L Hamzah, selalu mendorong petani di Papua Selatan agar pengoperasian dan pengelolaan alat mesin pertanian ditangani dengan baik.

Bacaan Lainnya

“Saya harus tegas mengingatkan petani untuk tidak salah gunakan bantuan alsintan,” ucapnya kepada wartawan di Merauke, Senin (05/12/2022).

Jika nantinya, sambung Hamzah, ada pihak-pihak yang bermain atau menyelewengkan, dia memastikan akan meminta bantuan aparat hukum untuk mengusut tuntas.

“Kalau ada yang salah gunakan, pasti berhadapan dengan hukum. Kita tidak main-main,” tegas Hamzah.

Sulaeman Hamzah mengungkapkan, peristiwa penarikan bantuan alsintan dari tangan petani di Merauke memang pernah terjadi.

“3 -4 tahun ada yang salah gunakan alat dan ditarik kembali, misalnya traktor roda 4 kedapatan digunakan untuk tarik kayu dan bukan untuk kepentingan pertanian kerja kelompok tapi untuk pribadi. Ini menyimpang dan harus ditarik.”

“Sering saya sampaikan, ini (alsintan) adalah bantuan kelompok bukan perorangan,” imbuhnya.

Sulaeman Hamzah mengungkapkan, sederet bantuan alat mesin pertanian yang telah disalurkan di daerah pemilihan, merupakan alsintan yang bersumber dari dana APBN dan diberikan melalui aspirasi DPR RI.

“Sehingga sayalah yang bertanggungjawab untuk kepentingan petani, maka saya harus tegas mengingatkan petani untuk tidak disalahgunakan,” terangnya.

Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan di wilayah Papua Selatan dan untuk meningkatkan kesejahteraan petani Merauke, di tahun 2022 ini terdapat ratusan unit alat pertanian hasil aspirasi siap dibagikan sebelum Hari Raya Natal ini.

“Pembagian bantuan alat mesin pertanian, semisal traktor roda 4 dan 2, combain maupun pompa air akan kita lakukan bersama-sama dengan pemerintah daerah sebagai bentuk sinergitas bersama dalam membangun daerah,”tandasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *