Reses Perdana Anggota DPD RI Periode 2024-2029, Frits Tobo Wakasu Terima 7 Aspirasi dari STAK Merauke

Anggota DPRD RI Periode 2024-2029, Frits Tobo Wakasu menerima aspirasi yang secara langsung diserahkan Ketua STAK Merauke, Ronald Th Imkottaa

Metro Merauke – Pasca dilantik 1 Oktober, Anggota DPD RI Periode dan 2024-2029, Frits Tobo Wakasu, langsung melakukan reses guna menggali aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Papua Selatan.

Dalam reses perdananya itu, Frist Tobo Wakasu turun menemui masyarakat di empat kabupaten cakupan Papua Selatan, salah satunya di Kabupaten Merauke dengan menyambangi Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) yang merupakan tempatnya menuntut ilmu.

Bacaan Lainnya

Reses yang digelar di STAK Merauke, Rabu (13/11/2024), diikuti mahasiswa, pendiri hingga dosen kampus yang dijuluki ‘Kampus Ungu’ tersebut.

“Kami merasa senang dan bangga, Anggota DPD RI, Frits Tobo Wakasu yang merupakan alumni STAK Angkatan ke II. Atas nama Civitas, kita ucapkan selamat datang kembali untuk memotivasi mahasiswa di kampus,” ujar Ketua STAK Merauke, Ronald Th Imkottaa.

Dalam reses, kata Ronald Imkottaa, ada 7 aspirasi yang menjadi hal pokok dan harus disampaikan kepada Senator, dengan harapan, aspirasi tersebut dapat diperjuangkan di tingkat pusat. Dan hasilnya bukan saja untuk mendorong kemajuan STAK melainkan juga mampu mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Papua Selatan.

“Ada 7 poin aspirasi yang kita sampaikan. Kami minta sekolah Teologia diberikan perhatian demi kemajuan pendidikan di Papua Selatan. Termasuk perlunya akreditasi STAK, memperhatikan pembangunan dan perbaikan gedung Kampus Ungu, masalah anak-anak aibon serta menyoroti program strategis nasional (PSN) di Merauke,” terang Imkottaa.

Menurut Frits Tobo Wakasu, menjadi momen penting bagi dirinya dapat hadir di sini (STAK Merauke). Betapa tidak, kata Frits, STAK bukan saja mencetak guru agama.

“Tapi Tuhan mempunyai caranya sendiri, saya sebagai alumni STAK, bisa membawa ilmu yang saya dapat hingga sekarang duduk di DPD RI untuk kembali melayani masyarakat,” tuturnya.

“Sore ini saya berada di STAK untuk melihat kembali kampus yang dulu maupun STAK yang akan datang. Kehadiran saya sekarang mendengarkan aspirasi di kampus tempat saya kuliah dulu,” ucap Frits.

Terkait aspirasi yang berhasil dihimpun dari masyarakat, termasuk warga kampus, mantan Anggota DPR Provinsi Papua dua periode, Frits Tobo Wakasu mengatakan, sekembalinya ke Senayan, ia akan menyeriusi seluruh hasil reses tersebut untuk didorong secara berjenjang, baik ditingkat daerah, provinsi hingga di tingkat pusat dan dibahas bersama. Ia memastikan hasil kebijakan pemerintah bermuara untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran STAK ini untuk mencetak SDM Papua Selatan, sehingga perlu dilanjutkan dan ditingkatkan baik SDMnya maupun sarana prasarana sebagai pendukung, ini sangat penting. Dan perlu adanya kerjasama yang baik dari organisasi gereja, petinggi STAK serta bergandengan tangan dengan pemerintah,” jelasnya.

Pada kesempatan itu Frist Tobo Wakasu juga mengatakan, kehadiran Provinsi Papua Selatan yang kini berusia dua tahun, menjadi tantangan sekaligus peluang. Terlebih Merauke sendiri menjadi perhatian pemerintah pusat dengan adanya Program Strategis Nasional.

“Mahasiswa perlu ikut berpikir guna minyikapinya. Pada dasarnya program pemerintah itu baik, tapi perlu dicari jalan yang baik juga demi kesejahteraan masyarakat maupun kemajuan pembangunan di daerah. Disinilah perlu peranan mahasiswa,” tandas Frits Tobo Wakasu. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *