Sejumlah Perahu Nelayan di Merauke Rusak Dihantam Ombak

Warga Binaloka, Lampu Satu nampak bergotong royong membantu perbaikan perahu nelayan yang rusak dihantam ombak

Metro Merauke – Sejumlah perahu nelayan di Pantai Lampu Satu, Kelurahan Samkai, Merauke, Papua mengalami rusak, akibat dihantam ombak besar, Rabu (29/12).

Herman (27), salah satu nelayan Merauke mengalami kerugian hingga puluhan juta, setelah perahu yang digunakannya mencari ikan selama 2 tahun, telah porak poranda dihantam ombak saat ditambatkan di bibir pantai.

Bacaan Lainnya

“Tidak sempat kita selamatkan, air pasang disertai ombak besar membuat perahu yang ada di pinggir pantai saling berbenturan, hingga ada beberapa yang rusak, ” ujarnya kepada wartawan.

Herman mengaku tak bisa berbuat banyak, begitu mengetahui perahunya berisi peralatan melautnya, beberapa jaring telah hanyut tersapu ombak.

“Perahu rusak total, mesin jonson 40 PK pun ikut rusak dan sejumlah jaring di dalam perahu hanyut terbawa ombak. Kerugian keseluruhan hampir Rp100 juta, ” katanya.

Merasa empati, warga nampak bergotong royong membantu menarik perahu nelayan yang telah rusak.

Herman berharap adanya bantuan pemerintah untuk digunakan memperbaiki perahu nelayan yang rusak.

“Mau bagaimana lagi, perahu harus kita perbaiki karena ini sebagai sumber kehidupan mencari nafkah,” tuturnya.

Stasiun Meteorologi Merauke telah mengeluarkan peringatan dini adanya cuaca ekstrem di wilayah Papua bagian selatan dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat di wilayah pesisir pantai dan nelayan diimbau untuk lebih waspada dengan adanya gelombang tinggi di wilayah Papua bagian selatan. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *