Metro Merauke – Usai melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG selama kurang lebih 12 bulan di Merauke dan Boven Digoel, Papua Selatan, Yonif 511/DY dan Yonif 725/WRG mengikuti upacara pelepasan untuk kembali home base masing-masing.
Komandan Korem 174/ATW, Brigjen TNI, Agus Widodo, mengucapkan terimakasih kepada 900 personel dari Yonif 511/DY dan Yonif 725/WRG yang telah melaksanakan tugasnya selama 12 bulan dengan kategori berprestasi.
“Kalian juga telah memenuhi kriteria 4 parameter keberhasilan yang ditetapkan Pangdam XVII/Cenderawasih, tidak ada korban, tidak ada pelanggaran, antusiasme masyarakat di wilayah dalam mendukung pembangunan dan dicintai rakyat,” ujar Danrem Agus Widodo saat memimpin upacara pelepasan dan serah terima satgas pengamanan perbatasan RI-PNG, Jumat (11/08/2023).

Dikatakan Danrem, pelaksanaan tugas negara yang tidak semua prajurit mendapatkan kesempatan tersebut.
Dikatakan, semua pihak menyadari beban tugas, tingkat kesulitan dan beratnya kondisi yang dialami selama menjalankan tugas di daerah operasi.
“Meskipun demikian, kalian adalah prajurit TNI yang disiapkan untuk menghadapi setiap situasi dan kondisi apapun dalam rangka mempertahankan keutuhan wilayah NKRI,” katanya.
Pada kesempatan itu Danrem juga mengingatkan prajurit yang akan meninggalkan Papua Selatan untuk tidak membawa flora maupun fauna yang dilindungi. Sebab, sebagai komitmen dengan instnasi lain, bahwa TNI AD pun mempunyai komitmen yang sama terhadap pelestarian lingkungan hidup.
Diakhir acara Danrem 174/ATW memberikan cinderamata, piagam penghargaan dan tanda kehormatan negata Satya Lencana Wira Dharma. (Nuryani)
















































