Metro Merauke – SMK Negeri 3 Merauke, Papua Selatan, mulai melaksanakan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) yang berlangsung 27 Maret hingga 12 April 2023.
UKK dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Merauke, Stefanus Kapasiang, Senin (27/03/2023).
Kepala SMK Negeri 3 Merauke, Marthen Rumar menyebut, pelaksanaan UKK diikuti sebanyak 307 dari 13 kompetensi keahlian. Diantaranya, Desain pemodelan dan informasi pembangunan, Bisnis kontruksi dan porperti, Listrik, Kendaraan ringan otomotif, Komputer jaringan, Multimedia, Asisten keperawatan, Elektronika, Pengelasan, Geologi pertambangan.
Dikatakan Kepala SMK Negeri 3, Marthen Rumar, pihaknya menggandeng sejumlah tim penguji dari dunia usaha dan dunia industri yang profesional, agar kelulusan siswa SMK N 3 Merauke standar industri dan siap kerja.
Ditambahkan, sebelum mengikuti UKK, ratusan siswa yang ada telah mengikuti training di sejumlah dunia usaha, sehingga keterampilan siswa sesuai kebutuhan industri.

“Kami persiapkan UKK dan diakhir Mei akan diumumkan keberhasilan setelah siswa mengenyam ilmu pendidikan di SMK N 3 Merauke,” tukasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Stefanus Kapasiang mengapresiasi SMK di Merauke yang telah menggandeng dunia usaha dan dunia industri untuk menilai langsung praktek siswa sesuai kejuruan.
Menurutnya, seiring hadirnya Provinsi Papua Selatan, membutuhkan sumber daya manusia sebagai pelaku usaha maupun bisnis dan dunia industri.
Stefanus Kapasiang memastikan lulusan SMK di Merauke memiliki kompetensi yang mumpuni dan siap terjun ke tengah masyarakat.
Sehingga pihaknya berharapkan, siswa SMK dapat manfaatkan ilmu keahlian yang diperoleh untuk dikembangkan terus, baik membuka lapangan pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Harapan kami, setelah ujian dan lulus, SDM jebolan SMK siap terjun di tengah masyarakat. Motivasi ini penting, mengingat hadirnya PPS, butuh pelaku usaha, bisnis, dan dunia industri yang terampil dan mumpuni,” tandasnya. (Nuryani)
















































