Alasan Eduard Ivakdalam Pilih Latih Persewar

Foto yang memperlihatkan Eduard Ivakdalam duduk bersebelahan dengan mantan rekannya di Persipura Jack Kamasan Komboy. Di depan terlihat Boaz Solossa dan Bupati Waropen, Yeremias Bisay-IST

Metro Merauke – Mantan pelatih tim sepak bola Papua di PON XX, Eduard Ivakdalam memilih berlabuh di Persewar Waropen, salah satu klub sepak bola asal Papua yang akan mengikuti kompetisi Liga 2 musim 2022/2023.

Eduard Ivakdalam sebelumnya sempat masuk dalam bursa calon pelatih Persipura. Berbagai kalangan berharap, mantan kapten Mutiara Hitam itu bisa menukangi Persipura pada kompetisi Liga 2 musim depan. 

Bacaan Lainnya

Akan tetapi, lantaran tidak mendapat kepastian, pelatih yang biasa disapa Edu ini akhirnya memilih tawaran Persewar Waropen, dengan beberapa alasan.

“Saya cukup lama menunggu [kepastian dari manajemen] Persipura. Tapi tidak ada kabar. Saya tidak mendapatkan kepastian dari Persipura. Sedangkan Persewar, langsung menghubungi saya,” kata Edu Ivakdalam.

Sebelum Edu Ivakdalam resmi menangangi Persewar, beredar foto yang di dalamnya terlihat mantan pemain Persipura Jack Komboy, Boaz Solossa, Eduard Ivakdalam dan Bupati Waropen, Yeremias Bisay duduk bersama di sebuah restoran di Kota Jayapura.

Beberapa hari setelahnya akun media sosial Persewar menuliskan ucapan selamat datang kepada Eduard Ivakdalam, yang resmi menangani tim Mutiara Bakau.

“Manajemen Persewar menunjukan keseriusannya. Mereka datang jauh jauh untuk menemui saya. Saya menghargai itu,” ujarnya.

Sebelum memutuskan menerima pinangan Persewar, Edu Ivakdalam cukup lama menunggu respons dari manajemen Persipura. 

Namun, karena tidak mendapat kepastian, ia memutuskan menangani Persewar. “Saya perlu kepastian, agar bisa tenang dalam menjalani karir kepelatihan saya,” ucapnya.

Sebelumnya berbagai kalangan berharap Edu Ivakdalam bisa melatih Persipura. Ia dianggap tepat, sebab pernah menjadi kapten Persipura era 90an hingga 2009.

Kesuksekannya saat menjadi pemain Persipura dan pelatih tim sepak bola Papua diajang PON XX, diharap dapat mengembalikan Mutiara Hitam ke Liga 1.

“Namun karena tidak ada kepastian dari manajemen [Persipura], saya harus segera menentukan masa depan saya. Saya tidak bisa bekerja dengan orang-orang seperti itu,” ujarnya. 

Manajemen Persewar mengontrak Eduard Ivakdalam selama dua musim. Namun mereka enggan menyebut berapa nilai kontrak legenda hidup Persipura itu. 

Akan tetapi mereka memastikan kalau Eduard Ivakdalam telah resmi menjadi pelatih Persewar pada kompetisi Liga 2 musim 2022/2023. (Arjuna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *