Bakar Semangat Pelajar Tapal Batas, Tim Ekspedisi Patriot IPB Ajak Siswa SMAN Plus Urumb Berani Bermimpi Besar

​Metro Merauke – Puluhan siswa SMAN Plus Urumb, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, tampak antusias mengikuti kegiatan Sekolah Pengembangan Diri dan Karakter Generasi Muda yang diselenggarakan oleh Tim Ekspedisi Patriot IPB di aula sekolah setempat, Selasa (29/09/2026).

​Mengusung tema “Membangun Motivasi Diri dan Semangat Berprestasi bagi Remaja”, kegiatan ini dirancang untuk membakar semangat para pelajar di ujung timur Indonesia agar tidak ragu menggantungkan cita-cita setinggi mungkin dan berani mengambil langkah nyata dalam mewujudkannya.

Bacaan Lainnya

​Ketua Tim Ekspedisi Patriot IPB, Iqbal Irfany, menegaskan bahwa letak geografis sama sekali tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Papua Selatan untuk meraih prestasi nasional maupun global.

​”Jangan karena merasa berasal dari daerah terpencil di Merauke, lalu mimpi kita menjadi kecil. Mimpi kita harus besar. Bermimpilah setinggi mungkin. Adik-adik bisa menjadi guru, dokter, pengusaha, akademisi, pemimpin, atau profesi apa pun untuk membangun Merauke, Papua, dan Indonesia,” tegas Iqbal saat membuka acara.

​Dukungan penuh disampaikan Kepala SMAN Plus Urumb, Helena. Ia berharap kehadiran tim ekspedisi dapat menumbuhkan daya juang para siswanya agar pantang menyerah dalam mengejar cita-cita.

​”Saya berharap kegiatan ini dapat memacu mimpi adik-adik bahwa apa pun bisa dicapai jika mau berusaha. Dari SMAN Plus Urumb ini, nantinya lahir pemimpin-pemimpin baru, seperti kepala distrik atau posisi strategis lainnya,” tutur Helena.

​Dalam sesi materi inti, akademisi sekaligus pengajar Universitas Musamus, Andri Irawan, mengajak para siswa memandang masa SMA sebagai fase krusial dalam mengenali potensi diri. Ia menekankan pentingnya menanamkan pola pikir bertumbuh (growth mindset) dengan mengubah kata “saya tidak bisa” menjadi “saya belum bisa”.

​”Keterbatasan kondisi awal bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Namun, mimpi tidak cukup hanya diucapkan, harus diwujudkan melalui rencana, tindakan, konsistensi, hingga evaluasi,” jelas Andri.

​Suasana aula yang semula riuh berubah hening ketika seluruh peserta diminta mengisi buku saku pribadi. Mereka menuliskan cita-cita, potensi diri, serta langkah konkret yang akan diambil. Keberanian siswa diuji saat mereka satu per satu maju mempresentasikan isi buku sakunya di depan rekan-rekan mereka.

​Antusiasme semakin memuncak pada sesi tanya jawab. Pertanyaan kritis muncul dari salah satu siswa, Yehusa Mahuze, yang menanyakan cara menyikapi kegagalan. Andri menegaskan bahwa kegagalan hanya terjadi ketika seseorang berhenti berusaha.

​Selain pembekalan karakter, Tim Ekspedisi Patriot IPB turut memberikan sosialisasi mengenai akses pendidikan tinggi, termasuk berbagai jalur masuk kampus seperti SNBP, SNBT, SM-IPB, Jalur Ketua OSIS, Jalur Talenta IPB, hingga Beasiswa Utusan Daerah (BUD).

​Rangkaian acara ditutup dengan motivasi dari Kak Simon, mahasiswa Universitas Musamus, yang mengingatkan para siswa untuk memanfaatkan setiap kesempatan belajar dan tetap percaya diri. Melalui kegiatan ini, para siswa SMAN Plus Urumb dibekali keyakinan bahwa masa depan berada di tangan mereka yang berani bermimpi dan siap melangkah. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *