Metro Merauke – Komite Pemuda Papua Selatan (KPPS) menggelar Seminar Nasional berskala besar untuk membahas masa depan pembangunan daerah di tengah bergulirnya Proyek Strategis Nasional (PSN). Forum dialog ini diselenggarakan di Merauke dengan fokus menyelaraskan ketahanan pangan nasional dan perlindungan hak ulayat, Rabu (15/07/2026)
Seminar ini mengangkat tema “Masa Depan Papua Selatan: Membangun Harmoni antara Hak Ulayat, Ketahanan Pangan Nasional, dan Kesejahteraan Masyarakat Adat.” Sementara peran pemuda dipertegas dalam subtema pengawalan pembangunan berkeadilan di era transformasi ekonomi.
Ketua Panitia Seminar Nasional, Y. P Aituru, menjelaskan bahwa acara ini dirancang sebagai “ruang kebangsaan”. Forum ini sukses mempertemukan unsur pemerintah, legislatif, Majelis Rakyat Papua (MRP) Selatan, akademisi, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, hingga dunia usaha.
“Kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman bersama mengenai hubungan antara hak ulayat dan ketahanan pangan, serta menghimpun gagasan konkret sebagai masukan bagi pemerintah,” ujar Aituru.
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, yang hadir membuka acara mewakili Gubernur, memberikan apresiasi tinggi. Ia menegaskan bahwa materi pembahasannya sangat penting karena masa depan daerah kini berada di pundak pemuda.
Ferdinandus juga menyoroti tantangan sosial berupa lompatan peradaban yang sangat cepat di tanah Papua. Masyarakat yang terbiasa hidup sederhana berdampingan dengan alam, kini harus beradaptasi langsung dengan teknologi tinggi dan proyek pertanian berskala besar.(Nuryani)












































