Metro Merauke – Manajemen PT Pelni saat ini menghentikan sementara operasional dua kapalnya tujuan Jayapura dari lima kapal yang beroperasi.
Dihentikannya operasional dua kapal milik PT Pelni itu dilakukan sesuai permintaan Pemkot Jayapura guna menghambat penyebaran COVID-19, kata Kepala PT. Pelni Jayapura Whendy Imkotta kepada Antara, Rabu petang di Jayapura.
Diakui, dua kapal yang untuk sementara tidak beroperasi hingga ke pelabuhan Jayapura adalah KM Dabonsolo dan KM Sinabung.
Kapal milik PT Pelni yang beroperasi hingga ke pelabuhan Jayapura adalah adalah KM Cirimai, KM Gunung Dempo dan KM Labobar, kata Whendy seraya mengaku penghentian operasional kedua kapal itu dilakukan sejak Kamis(10/2) dimana KM Sinabung tidak lagi masuk ke pelabuhan Jayapura.
Sedangkan KM Dabonsolo sejak akhir bulan Januari lalu naik dok atau menjalani pemeriksaan rutin sehingga tidak beroperasi, jelas Whendy.
Diakui, selain menghentikan operasional dua kapal nya, PT Pelni untuk sementara juga tidak mengangkut penumpang dari pelabuhan Bau-bau dan itu sesuai permintaan Pemkot Jayapura.
“PT.Pelni pada prinsipnya mendukung kebijakan pemda khususnya dalam upaya menekan penyebaran COVID-19,” tegas Whendy Imkotta.
Sementara itu Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano secara terpisah mengapresiasi keputusan manajemen PT. Pelni yang merealisasikan permintaan Pemkot Jayapura yang disampaikan melalui Menteri Perhubungan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah yang diambil PT. Pelni yang untuk sementara mengurangi operasional kapal nya tujuan Jayapura, ” kata BTM seraya mengakui keputusan itu bersifat sementara mengingat penumpang kapal menjadi penyumbang terbesar kasus COVID-19.
Saat ini 50 persen kasus COVID-19 di Kota Jayapura disumbang dari pelaku perjalanan yang menggunakan kapal, jelas BTM.
Kasus COVID-19 di Kota Jayapura hingga Selasa (15/2) tercatat 1.091 orang positif, 99 orang di antaranya menjalani karantina terpusat di LPMP Kotaraja. (Antara)














































