Metro Merauke – Setelah sebelumnya SMK Negeri 3 Merauke memberangkatkan dua guru untuk melakukan magang di Kabupaten Wonogiri.
Kini kembali sekolah tersebut mengutus dua guru mengikuti magang selama satu bulan di Rumah Sakit Umum Karsa Husada Batu milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala SMK Negeri 3 Merauke, Marthen Rumar menjelaskan, dua guru yang mengikuti magang di Jatim, masing-masing guru program studi keperawatan dan farmasi.
Marthen Rumar meminta ke dua guru yang diutus tersebut dapat memanfaatkan kesempatan mengenyam ilmu selama magang dengan baik.
“Pelaksanaan magang menggunakan dana hibah Dinas Pendidikan Perpustakaan Arsip Daerah Provinsi Papua. Magang mulai berlangsung 18 April hingga Mei mendatang, ” ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, program memagangkan guru bidang studi kejuruan menjadi penting. Dengan begitu, lanjut Rumar, semakin meningkatkan kompetensi dan kecakapan guru pada bidang keahliannya.
Terlebih, kata Marthen Rumar, di bukanya program kesehatan pada SMK Negeri 3 Merauke, sebagai upaya menjawab kebutuhan tenaga kesehatan, khusunya bagi anak Papua.
“Kurikulum kesehatan memang penting untuk dikembangkan. Harapannya, banyak anak Papua yang dapat kita (SMK N 3) didik menjadi tenaga medis, dan selanjutnya dengan skil ilmu yang diperoleh bisa kembali mengabdi di daerah sampai ke kampung-kampung,” tuturnya.
Sementara itu Ketua Komite SMK N 3 Merauke, Benhur mengapresiasi pihak sekolah, sebab telah mampu memberikan terobosan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah itu.
Salah satunya lewat program magang bagi guru ke luar daerah.
Terlebih, kata Benhur, SMK N 3 pun menitikberatkan pendidikan bagi putra-putri Papua dibidang kesehatan. Sehingga dibutuhkan tenaga pendidik yang mumpuni dibidangnya.
“Mewakili orang tua murid jurusan farmasi dan keperawatan, kita berharap setelah magang, ilmu yang diperoleh dapat ditularkan untuk peningkatan kualitas pendidikan di sekolah, “pungkasnya. (Nuryani)
















































