Metro – Pasangan calon atau paslon Bupati dan Wakil Sarmi, Papua nomor urut 02, Yanni-Jemmi Esau Maban akan menggelar kampanye akbar di Lapangan Merdeka, Kabupaten Sarmi pada Kamis, 21 November 2024.
Semua persiapan menjelang kampanye sedang dirampungkan. Masyarakat di 10 distrik di Sarmi pun diundang menghadiri kampanye kampanye terakhir itu dengan tema “Bersama Yanni- Jemmi Kita Pasti Menang dan Merdeka ditanggal 27 November 2024.”
Calon Bupati Sarmi, Yanni mengatakan, kampanye akbar itu sesuai jadwal yang ditentukan oleh KPU Sarmi.
“Kita nomor urut 2 dijadwalkan tanggal 21 November 2024 tepatnya hari kamis. Itu memang sudah kita rencanakan jauh-jauh hari yang nantinya mengundang sejumlah tokoh-tokoh agama,” kata Yanni pada Selasa, 19 November 2024.
Menurutnya, kampanye akbar itu telah dirancang dengan baik dan sebagai orang beriman, kampanye akan ditutup dengan ibadah.
“Kita mensyukuri apa yang Tuhan berikan. Jadi kita tutup dengan ibadah lintas agama. Kita berdoa dan memohon agar diberikan kemenangan sesuai yang dikehendaki Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya.
Katanya, jika Yanni-Jemmi yang diusung 13 partai politik itu diberikan kesempatan memimpin di Kabupaten Sarmi, pihaknya akan melaksanakan pemerintahan sesuai visi dan misi mereka.
“Semuanya akan ditunaikan tanpa terkecuali. Apalagi kini Presiden RI, Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra tentunya memudahkan terwujud apa yang visi dan misi kami. Dalam visi dan misi kami salah satunya singkron dengan program prioritas nasional. Jadi ada banyak yang akan kita perbuat untuk Kabupaten Sarmi,” ujarnya.
Ketua DPD Gerindra Papua itu juga berterimakasih kepada semua pemimpin pemerintahan di Kabupaten Sarmi selama 23 tahun terakhir. Program yang baik untuk masyarakat Sarmi akan dilanjutkan dan yang belum maksimal akan dibenahi.
Yanni menyatakan, ada skala prioritas yang akan dilaksanakan pihaknya apabila terpilih memimpin Sarmi lima tahun mendatang. Salah satunya akan melakukan kajian mendalam untuk sekolah berpola asrama SD, SMP hingga SMA.
Menurutnya, dengan sekolah berpola asrama peserta didik dapat lebih maksimalkan diperhatikan. Sekolah berpola asrama itu akan ditunjang fasilitas olahraga, kesenian dan pelatihan-pelatihan mengasah keterampilan.
“Itu akan menjadi kajian kita. Yang penting bagaimana mengatasi krisis kualitas pendidikan yang ada di Kabupaten Sarmi. Hal utama dalam 100 hari kerja nantinya, kami berkomitmen mendatangkan tenaga medis. Dalam kampanye terakhir, ini akan kami bacakan dihadapan masyarakat Sarmi,” kata Yanni.
Yanni pun meminta maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan dalam perjalanan selama beberapa bulan ini. (Arjuna)
















































