Metro Merauke – Sebanyak 20 sekolah berbagai jenjang pendidikan di Merauke, Papua menghentikan sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM), sebab ada di antara siswa dan guru dinyatakan terpapar virus korona.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke, Thiasony Betaubun saat dikonfirmasi membenarkan adanya penutupan sementara puluhan sekolah di sana.
“Sudah ada puluhan siswa dan tujuh guru yang positif Covid-19. Guna mencegah penyebarannya, sementara waktu kita hentikan pembelajaran tatap muka sampai kondisi membaik,” jelasnya, Selasa (22/02/2022).
Katanya, berdasarkan regulasi yang berlaku, ada siswa atau guru di suatu sekolah yang terkonfirmasi korona, sekolah tersebut dapat menghentikan sementara aktivitas pembelajaran tatap muka selama satu hingga dua pekan, dengan melihat jumlah yang terpapar.
Menurutnya, meski terdapat pembatasan aktivitas pembelajaran tatap muka di sekolah, namun diharapkan proses belajar dapat berjalan baik dan normal, dengan menerapakan kembali belajar daring, maupun kunjungan ke rumah siswa.
“Meski di tengah pandemic Covid-19, pendidikan harus tetap berlangsung dan maju sesuai instruksi empat menteri Republik Indonesia, mengingat waktu ujian semakin dekat,” ucapnya.
Ia menbahkan, masing-masing sekolah sudah harus mulai mempersiapkan diri dalam menciptakan sumber daya manusia, generasi muda bangsa yang cerdas dan berkualitas.(Nuryani/Arjuna)
















































