Bakal Calon Ketua KNPI Papua, Alexander Gobai: Saya Tidak Takut Bertarung

Bakal Calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua, Alexander Gobai

Metro Merauke – Bakal Calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua, Alexander Gobai menyatakan ia tidak pernah takut bertarung dalam pemilihan organisasi kepemudaan itu.

Mantan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura ini mengatakan, meski ia dinyatakan tidak lolos dalam pleno ke-IV saat penetapan calon Ketua KNPI Papua Periode 2021-2024, Selasa, (25/01/2022) di Jayapura, namun itu bukan akhir dari segalanya.

Bacaan Lainnya

“Saya tidak pernah takut bertarung, karena saya sudah pernah menjalaninya. Saya justru takut, kalau saya tidak bertarung [dalam pemilihan Ketua KNPI],” kata Alexander Gobai dalam keterangan tertulisnya, Selas (25/01/2022).

Alexander Gobai berpendapat, ia telah memenuhi rekomendasi dan persyaratan yang ditetapkan ketua dan anggota panitia Steering Committee (SC) KNPI Papua. 

Ia mengantongi rekomendasi dari beberapa DPD II KNPI dan rekomendasi OKP di Provinsi Papua, serta sejumlah persyaratan lain.

“Saya mendapat rekomendasi dari DPD II KNPI Kabupaten Paniai, Intan Jaya, Boven Digoel, Mappi dan Sarmi,” ucapnya.

Namun dalam verifikasi penetapan bakal calon, rekomendasi DPD II KNPI Kabupaten Sarmi, Intan Jaya dan Mappi dinyatakan tidak sah oleh panitia. Alasannya, masa kepemimpinan ketua KNPI di tiga kabupaten itu sudah selesai kepengurusannya. 

Saat sidang pleno IV, penetapan bakal calon, Alexander Gobai membawa dua rekomendasi resmi dari DPD II KNPI Kabupaten Boven Digoel dan Sarmi yang dikeluarkan karateker resmi. 

Rekomendasi itu diserahkan kepada pimpinan sidang dalam pleno penetapan bakal calon, untuk ditetapkan. Namun Alexander Gobai tetap dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Iapun menduga, ada upaya tidak meloloskan dirinya sebagai kandidat ketua dalam Musda KNPI Ke XV Provinsi Papua. 

“Saya siap bertarung dengan calon lain dalam Musda KNPI Papua, termasuk melawan petahana. Saya maju dengan tekad ingin mengubah negeri ini. Sikap dan prinsip saya untuk maju, yakni mengubah Papua dimulai dari pemuda Papua,” tegasnya.

Dalam Musda KNPI Papua itu, Alexander Gobai sempat memprotes mekanisme sidang pleno pertama hingga keempat. 

Sebab ia menduga, sidang pleno itu sudah diatur sedemikian rupa untuk kepentingan pihak tertentu.

“Saya protes terhadap sikap pimpinan sidang dan panitia OC dan SC KNPI p

Papua di Musda KNPI XV itu. Saya ingin semua dilaksanakan secara benar, agar pemuda yang punya potensi bisa bersaing menjadi yang terbaik secara benar,” ucapnya.

Ia ingin KNPI Papua benar benar dapat menjadi mitra pemerintah di provinsi tertimur Indonesia itu. Amanah dan marwah KNPI mesti ditegakkan dan dijunjung tinggi.

“Pengkaderan, pembinaan dan pemberdayaan pemuda harus dilakukan. Masih banyak hal yang harus dikerjakan dan dibangun di negeri ini, salah satunya adalah sadar akan Papua,” kata Alexander Gobai. (Redaksi/Arjuna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *