BP3OKP Papua Selatan Tingkatkan Pengawasan Dana Otsus, Cegah Penyimpangan

Kepala BP3OKP Provinsi Papua Selatan, Yosep Yolmen

Metro Merauke – Badan Pengarah Percepatan Pelaksanaan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Provinsi Papua Selatan siap meningkatkan pengawasan dana Otonomi Khusus (Otsus) di provinsi tersebut.

Penegasan itu disampaikan Kepala BP3OKP Provinsi Papua Selatan, Yosep Yolmen, yang menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja secara efektif untuk memastikan bahwa dana Otsus digunakan secara tepat dan bermanfaat bagi masyarakat asli Papua (OAP).

Bacaan Lainnya

“Kami akan fokus pada koordinasi dengan gubernur dan para bupati untuk menyamakan persepsi tentang konsep percepatan pembangunan Papua Selatan,” kata Yosep Yolmen dalam jumpa pers, Jumat (21/11/2025).

Dikatakan, BP3OKP juga akan melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap penggunaan dana Otsus, serta memastikan bahwa anggaran digunakan secara transparan dan akuntabel.

BP3OKP juga siap berkolaborasi dengan lembaga lainnya, seperti KPK, BPK, Kejaksaan, dan Inspektorat, untuk melakukan investigasi terhadap proyek-proyek yang tidak sesuai dengan rencana dan fiktif.

“Kami memiliki kekuatan besar dan siap turun langsung melakukan pengawasan. 2 tahun terakhir kami (BP3OKP) melakukan fungsi pengawasan dan kedepan kita akan lebih tegas dalam pengawasan keuangan,” katanya.

Selanjutnya, ​menatap Otsus Tahap II, BP3OKP berkomitmen untuk bekerja lebih efektif. Langkah awal yang ditekankan adalah membenahi dan menyamakan persepsi antara BP3OKP dengan Gubernur dan para Bupati di Papua Selatan serta komponen masyarakat

Yosep Yolmen menyebut, pihaknya akan melakukan evaluasi bersama secara berkala terhadap penggunaan dana Otsus. Hal itu dinilai penting guna memastikan dana tersebut digunakan secara efektif dan bermanfaat bagi OAP.

“Kami akan kawal terus ini (Otsus), dan pastikan bahwa dana Otsus digunakan secara transparan dan akuntabel,” katanya.

Dengan adanya BP3OKP, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembangunan di Papua Selatan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat OAP. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *