Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua, Romanus Mbraka memperingatkan setiap awak kapal yang beraktifitas di perairan Arafura tidak asal melempar jangkar.
Dilansir dari suara.merauke.go.id, peringatan itu disampaikan Bupati Merauke, usai kembali normalnya akses internet di sana, setelah sempat mengalami gangguan selama dua bulan.
Gangguan akses internet itu disebabakan putusnya kabel fiber optik (FO) bawa laut di Perairan Arafura antara Kabupaten Merauke dan Kabupaten Mimika. Putusnya kabel FO itu disebabkan jangkar kapal.
“Saat perbaikan, diketahui kabel fibe optik itu putus karena jangkar kapal. Makanya, saya peringatkan semua armada kapal yang beraktifas di Perairan Arafura untuk lebih berhati hati. Jangan sampai kejadian serupa terulang,” kata Romanus Mbaraka.
Setelah perbaikan gangguan aksesn internet di wilayah Merauke, Pemkab Merauke dan PT. Telkom wilayah Papua melakukan pertemuan, Senin (30/05/2022).
Pertemuan itu membahas bagaimana mengantisipasi apabila kejadian serupa kembali terjadi pada masa mendatang.
“Ketika jangkar kapal tidak bisa ditarik ke kapal, jangan dipaksakan. Sebaiknya diputus saja. Jangan dipaksakan, karena dikhawatirkan jangkat itu tersangkut di kabel fiber optik bawah laut,” ujarnya.
Bupati Merauke, Romanus Mbaraka berharap semua pihak bersama menjaga agar situasi serupa tidak terulang lagi. Kejadian ini mesti menjadi pembelajaran untuk semua.
“Saya juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat Merauke, karena tetap bersabar selama terjadi gangguan dan menunggu proses perbaikan akses internet,” ucapnya. (Redaksi)
















































