Darius Nenop, Raih Penghargaan Transmigran Lokal Terbaik Papua Selatan

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menyerahkan piagam penghargaan kepada Dariis Nenop, sebagai transmigran lokal terbaik

Metro Merauke – Menjadi seorang transmigran lokal terbaik di wilayah Papua Selatan merupakan hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya dibenak Darius Nenop.

Pria kelahiran Muting pada 1971 silam mengatakan, mulai mengikuti program transmigrasi lokal sejak 2015.

Bacaan Lainnya

“Tentu saya bangga. Terimakasih, pemerintah sudah membuka program transmigrasi agar masyarakat maju,” tuturnya kepada wartawan, Senin (12/12/2022).

Kini, pria yang dikaruniai 3 buah hati telah mampu membuka kebun karet seluas 2 hektar dan menanam buah-buahan di atas tanah satu setengah hektar, semisal pohon buah durian, klengkeng, nenas maupun salak.

Darius menuturkan, kerja kerasnya selama ini dalam mengolah lahan yang ditanami aneka buah-buahan pun mulai ia tuai.

Kedua anak Darius Nenop tak lama lagi merampungkan studinya di perguruan tinggi di Pulau Jawa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar didampingi Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan melakukan foto bersama

Darius Nenop berkisah bagaimana perjuangan diawal-awal menjadi transmigran. Mengingat, lokasi yang menjadi lokus program transmigrasi lokal bersama 50 an kepala keluarga Kampung Mbilanggo, SP XII, Distrik Muting, Merauke dikenal dengan geografis tanah yang keras.

Hal tersebut menurutnya menjadi tantangan tersendiri menghidupkan pertanian. Di tangan Darius Nenop, dia berusaha untuk lahan tidur dan tidak membiarkan sejengkal tanah di pekarangannya tanpa ditanami.

“Untuk daerah Muting tidak cocok ditanami padi, harus tanaman jangka panjang. Awalnya saya menanam karet. Setelah masuk program transmigrasi mulai ada pembauran dengan adanya budidaya pohon buah-buahan,” katanya.

Baginya, kunci kesuksesan yang membawanya hingga mendapatkan piagam penghargaan dan lencana sebagai transmigran lokal terbaik 2022, dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, adalah kerja keras.

Diketahui, pada Hari Bhakti Transmigrasi ke-72, Senin (12/12/2022), Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, datang langsung ke Merauke untuk menyerahkan kunci rumah transmigrasi untuk 17 kepala keluarga

Memberikan penghargaan kepada marga Mahuze karena telah menghibahkan tanahnya sebagai lokasi transmigrasi SP XII, Distrik Muting serta menyerahkan bantuan program kegiatan Ditjen PPK Trans. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *