Metro Merauke – Kader dan simpatisan Partai Demokrat Papua, diingatkan tidak terpengaruh berbagai isu yang belum pasti kebenarannya mengenai pemilihan ketua DPD Demokrat Papua.
Ini disampaikan anggota Fraksi Demokrat DPR Papua, Emus Gwijangge berkaitan dengan penentuan Ketua DPD Demokrat Papua periode 2022-2027, yang kini masih menunggu keputusan tim seleksi DPP Partai Demokrat.
“Belum ada keputusan resmi DPP, siapa yang ditetapkan sebagai Ketua DPD Demokrat Papua. Kader dan simpatisan, jangan percaya kalau ada informasi tidak jelas beredar,” kata Emus Gwijangge, Kamis (21/04/2022).
Katanya, kader dan simpatisan sebaiknya bersabar menunggu hasil seleksi calon Ketua DPD Demokrat Papua, oleh tim DPP yang dipimpin Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Dewan Pembinan Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Emus menegaskan siapapun yang ditetapkan DPP sebagai Ketua DPD Demokrat Papua, nantinya akan diumumkan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat AHY.
“Sebaiknya kita kader dan simpatisan kerja hal yang positif untuk kepentingan partai, sambil menggu putusan DPP. Pemilu 2024 sudah dekat,” ucapnya.
Ia menegaskan, kedua calon ketua DPD Demokrat Papua, Lukas Enembe yang kini menjabat Gubernur Papua dan Ricky Ham Pagawak, yang merupakan Bupati Mamberamo Tengah, merupakan kader terbaik partai.
Katanya, Lukas Enembe dan Ham Pagawak ibarat dua sisi mata uang. Keduanya tidak bisa dipisahkan dari Partai Demokrat. Untuk itu, siapapun yang dipercaya DPP sebagai Ketua DPD Demokrat Papua, kader dan simpatisan mesti menerima.
“Pendukung Ham Pagawak ataukah pendukung Lukas Enembe, tetap tenang. Tunggu keputusan dan apapun hasilnya kita mesti terima karena kita ini satu rumah, satu honai. Informasi resmi nanti akan disampaikan secara Ketua Umum Partai Demokrat AHY,” kata Emus.
Katanya, ia tidak bicara mendukung calon tertentu sebagai Ketua DPD Demokrat Papua. Namun sebagai anggota Fraksi Demokrat di DPR Papua ia hanya mengimbau kader dan simpatisan partai untuk menahan diri dan tetap solid.
Tidak mendengar informasi dari orang tak bertanggung jawab yang menyebar isu, kalau sudah ada ketua DPD Demokrat Papua terpilih.
Emus menjelaskan, tahapan seleksi calon Ketua DPD Demokrat Papua telah dilakukan sesuai tahapan. Sekitar sebulan lalu, DPD Demokrat Papua menggelar musda, di Sentani, Kabupaten Jayapura.
Sesuai Paraturan Organisasi (PO) partai, apabila tiga orang calon dilakukan pemilihan, namun karena hanya dua calon diputuskan dalam sidang, sehingga nama kedua calon dikirim ke DPP.
“DPP sudah melakukan uji kepatutan dan kelayakan. Setelah itu tim DPP akan putuskan siapa dari dua kader terbaik ini, yang akan menjadi Ketua DPD Demokrat Papua,” kata Emus. (Redaksi/Arjuna)
















































