Metro Merauke – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Johannes Abraham Dimara mencatatkan momentum bersejarah. Untuk pertama kalinya, pesawat angkut strategis tercanggih, Airbus A400M, mendarat mulus di Bandar Udara Mopah, Merauke, Senin (16/03/2026).
Pendaratan perdana ini bukan sekadar operasional rutin, melainkan bukti nyata kesiapan Lanud J.A. Dimara dalam mendukung mobilitas udara kelas berat di wilayah Timur Indonesia.
Sebagai salah satu pangkalan udara paling strategis di ufuk timur, Lanud J.A. Dimara memberikan dukungan penuh (full support) terhadap kehadiran pesawat raksasa tersebut.
Komandan Lanud J.A. Dimara, Kolonel Pnb Beny Aprianto, menegaskan bahwa suksesnya pendaratan ini membuktikan fasilitas dan personel di Merauke telah siap menangani alutsista modern dengan kapasitas angkut besar.
Selain aspek operasional, momen bersejarah ini, kata Beny Aprianto, memberikan pengalaman lapangan yang sangat berharga bagi para personel Lanud J.A. Dimara. Penanganan pesawat dengan kapasitas angkut besar seperti Airbus A400M, tentu membutuhkan ketelitian dan prosedur teknis yang tinggi, sehingga menjadi ajang peningkatan kompetensi bagi prajurit dalam mengelola aset udara strategis.
“Kedatangan Airbus A400M ini menjadi tolak ukur kesiapan kami. Personel kami mendapatkan pengalaman berharga dalam menangani operasional pesawat angkut berat, yang ke depannya akan sangat krusial bagi dukungan logistik militer maupun misi kemanusiaan,” ujar Danlanud Beny Aprianto.

Dikatakan, dukungan penuh yang diberikan Lanud J.A. Dimara mencakup pengamanan area, kesiapan ground handling, hingga dukungan teknis operasional lainnya.
Tak kalah penting, sambungnya, koordinasi yang apik antara pihak Lanud dan pengelola bandara memastikan bahwa proses pendaratan hingga keberangkatan kembali pesawat tersebut berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Lanud J.A. Dimara berperan vital sebagai “tuan rumah” yang memastikan seluruh prosedur pendaratan dan operasional pesawat berjalan optimal. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat berbagai misi strategis, mulai dari pengiriman logistik hingga operasi bantuan kemanusiaan di wilayah Indonesia Timur.
Beny Aprianto menyebut, Ke depan, kehadiran armada Airbus A400M diharapkan dapat mengoptimalkan berbagai kegiatan pembangunan di Papua Selatan, terutama dalam percepatan distribusi logistik ke wilayah terpencil.
Hal ini selaras dengan visi TNI AU untuk selalu hadir mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui jalur transportasi udara yang andal.
Langkah ini memperkuat komitmen TNI Angkatan Udara dalam menjalankan berbagai misi kemanusiaan maupun pertahanan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Sabang sampai Merauke. (Nuryani)
















































