Lewat Seminar, Kemenkominfo Gugah Semangat Pemuda Mengisi Pembangunan

Koordinator Bidang Politik dan Pemerintahan Direktorat Polhukam Ditjen IKP Kemenkominfo RI, Dwi Dianingsih, membuka kegiatan seminar

Metro Merauke – Menyambut hari Pahlawan 10 November, Direktorat Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum dan Keamanan menggelar Seminar bertemakan “Pemuda Papua sebagai Pahlawan Perekat dan Pemersatu Bangsa,” Kamis (10/11/2022).

Kegiatan Seminar yang dibuka Koordinator Bidang Politik dan Pemerintahan Direktorat Polhukam Ditjen IKP Kemenkominfo RI, Dwi Dianingsih, tidak lain untuk mengajak generasi milenial, terutama pemuda Papua untuk menyikapi pembangunan kesejahteraan di Bumi Cendrawasih dengan mengedepankan prinsip kepahlawanan yang relevan dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Dwi, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik mengadakan berbagai kegiatan berkaitan dengan peningkatan sumber daya manusia di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Salah satunya melalui dialog publik, seminar tatap muka dengan mahasiswa, akademisi, dan jurnalis.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan antusiasme generasi muda Papua untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus berperan serta dalam percepatan
pembangunan kesejahteraan dan sumber daya manusia,” terangnya.

Tidak hanya itu, sambung Dwi, Seminar dengan menghadirkan sejumlah narasumber anak muda Papua, bertujuan mendorong partisipasi generasi muda Papua untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia demi kemajuan pembangunan.

Diketahui, dalam seminar tersebut hadir langsung Inspiratif Woman South Papua, Yosefin Iriani Kewamijai, Direktur Perkumpulan Lembaga Advokaai Peduli Perempuan (eL_AdPPer) serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Kerjasama dan Alumni Universitas Musamus, Yosehi Mekiuw.

Para narasumber tersebut memberikan kisah inspiratif untuk menggugah semangat pemuda Merauke.

Sementara itu Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Kerjasama dan Alumni Universitas Musamus, Yosehi Mekiuw menilai, pemuda sebagai ujung tombak pembangunan bangsa dan negara, harus benar-benar mengambil peranannya sesuai potensi masing-masing.

Terlebih, sambung Mekiuw, dengan hadirnya Provinsi Papua Selatan, pemuda harus melihat peluang dan ikut ambil bagian dalam mengisi pembangunan.

“Lewat kegiatan seminar kali ini, bisa menjadi inspirasi sekaligus memacu generasi muda untuk maju mengisi pembangunan,” tandasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *