Metro Merauke – Aksi premanisme terhadap sopir angkutan kota (angkot) kembali terjadi di Kota Merauke, Papua.
Korban diketahui bernama Dody (37). Ia mengaku telah dipalak dua orang tidak dikenal (OTK), di Jalan Ermasu, tepatnya di depan Gereja PNIEL, Selasa (26/04/2022), jam 13.30 WIT.
Kejadian berawal ketika Dody berhenti di lokasi kejadian l bermaksud untuk mengecek tangki BBM mobil.
“Tiba-tiba ada 2 pria datang dan meminta uang Rp50 ribu. Saya kasih Rp10 ribu, mereka menolak dan malah merampas Hp yang ada di celana,” ujarnya.
Tak sampai di situ, pelaku juga berusaha menikam korban menggunakan sebilah pisau dapur yang mereka bawa, lalu pelaku kabur.
Beruntung korban Dody dapat menghindar dan berlari meminta pertolongan terhadap pengendara lain yang melintas.
“Ada orang yang menolong saya di jalan, ” katanya.
Kapolres Merauke, AKPB Untung Sangaji saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
Kata Untung Sangaji, sesaat setelah mendapat laporan, aparat dibantu warga melakukan pengejaran. Dua terduga pelaku berhasil diamankan.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, ke dua pelaku yang ditangkap siang itu rupanya ada kaitannya dengan kejadian penganiayaan sopir, Sabtu lalu di Jalan Aliarkam, bukan pelaku pemalakan di Jalan Ermasu, Senin siang, “bebernya.
Kasus pemalakan sopir angkot tersebut saat ini dalam penanganan kepolisian.
Kapolres Untung Sangaji mengimbau warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati.
Guna menjaga kamtibmas di daerah, Kapolres telah mengingatkan warga, untuk tidak membawa senjata tajam saat keluar rumah.
“Bila kedapatan akan ditindak tegas sesuai aturan,” tegasnya. (Nuryani)
















































