Pemkab Dukung Kelancaran Pesta Adat Kimaam Pelepasan 77 Arwah

Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan menyerahkan bantuan

Metro Merauke – Masyarakat Kimaam yang berada di Jalan Mangga Dua, Merauke, Papua Selatan tengah bersiap-siap untuk menggelar acara adat, pesta perayaan melepas 77 arwah yang telah meninggal.

Untuk mensukseskan jalannya prosesi adat sakral yang akan berlangsung 16 November mendatangkan, berbagai persiapan secara gotong-royong terus dilakukan.

Bacaan Lainnya

Tak ketinggalan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat pun ikut ambil bagian, memberi dukungan demi kelancaran pesta adat Kimaam tersebut.

Wakil Bupati, H. Riduwan, datang langsung ke rumah adat di Jalan Mangga Dua, menyerahkan bantuan berupa bahan makanan dan sejumlah uang untuk digunakan masyarakat.

Tokoh Adat Kimaam, Paskalis Imadawa mengapresiasi Pemerintah Daerah, dalam hal ini diwakili Wabup H. Riduwan, dinilai telah memberikan perhatian tersendiri terhadap kegiatan masyarakat.

“Ini jadi catatan sejarah baru, Wakil Bupati datang melihat langsung masyarakat dan pijakan kaki di rumah adat, jangan hanya momen kampanye baru blusukan. Kita (masyarakat) butuh kehadiran pejabat publik,” ucap Paskalis.

Ia menjelaskan, prosesi pesta adat tersebut menjadi bagian penting. Dimana, sambungnya, pesta perayaan ini untuk melepas 77 arwah leluhur orang Kimaam.

“Ini pesta adat untuk memutus hubungan yang hidup dan yang meninggal,” jelasnya.

Rangkaian lain, kata Paskalis, setelah acara adat pada malam hari, prosesi dilanjutkan dengan inisiasi untuk generasi mendatang.

Sementara itu Wabup H. Riduwan mengatakan, setiap komponen masyarakat perlu bersinergi membangun daerah. Termasuk untuk pelestarian kegiatan budaya maupun adat, perlu mendapat dukungan bersama, keluarga, masyarakat maupun pemerintah.

“Kita hadir untuk membantu meringankan dan mendukung kegiatan masyarakat. Kita berharap semua bisa bersinergi agar kegiatan yang akan digelar berjalan lancar,” katanya.

Pada kesempatan itu Wabup perpesan, komponen masyarakat harus terus bersinergi dalam mengisi pembangunan daerah. Utamanya dengan menjaga keamanan dan ketertiban di daerah. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *