Metro Merauke – Meski di tengah musim kemarau, namun sepekan terakhir hujan masih mengguyur sejumlah wilayah di Merauke, Papua.
Stasiun BMKG Merauke mencacat, kondisi dinamika cuaca tersebut lebih disebabkan adanya beberapa faktor.
Bagian Prakirawan, Yunita menjelaskan, kondisi hujan di Merauke seminggu terakhir sifatnya lokal, atau sebaran hujan tidak merata.
Penyebabnya, kata Yunita, karena suhu muka laut cukup hangat (anomali positif 1 – 4 derajat celcius) yang mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
Tak hanya itu, juga dipengaruhi Indeks Osilasi Selatan sebesar +16,6 yang menunjukkan kondisi La Nina lemah.
“Sehingga mengindikasikan latar belakang atmosfer saat ini masih cukup lembab,” katanya.
Faktor lain, kata Yunita, adanya gelombang ekuatorial, seperti gelombang rossby dan gelombang low frequency yang terpantau berada pada sekitar laut Arafura hingga selatan Papua.
“Hal ini akan berdampak pada terbentuknya awan-awan hujan di sekitar wilayah yang dilalui oleh gelombang ekuatorial tersebut. Gelombang ekuatorial merupakan gelombang atmosfer skala planeter yang berada pada sekitar ekuator, dimana gelombang atmosfer ini akan memberikan dampak perubahan cuaca secara dinamis pada wilayah di sekitar ekuator yang dilintasinya,”jelas Yunita.
Menurutnya, secara umum musim kemarau diartikan sebagaimana kondisi klimatologis suatu wilayah dengan jumlah curah hujan yang sedikit, kurang dari 150mm/bulan atau kurang dari 50 mm/dasarian.
“Jadi, bukan berarti musim kemarau tidak ada hujan. Dimungkinkan akan ada dinamika cuaca yang sewaktu-waktu akan memberikan dampak perubahan cuaca di suatu wilayah tersebut.”
Bahkan, imbuhnya, kondisi tersebut terpantau kecepatan angin di darat maksimum mencapai 35 km/jam, sementara di laut Arafuru bisa mencapai 25 knot atau kurang lebih 50 km/jam, dan dapat mempengaruhi ketinggian gelombang di laut hingga mencapai 3 meter.
Pihaknya mengimbau masyarakat tetap memantau informasi cuaca BMKG Merauke, agar memperoleh infomasi akan adanya perubahan cuaca di wilayah tersebut. (Nuryani)
















































