Metro Merauke – Ditengah masih merebaknya penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak di sejumlah daerah, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Merauke, Papua memastikan, hewan ternak di Merauke masih aman dan bebas dari PMK.
Bahkan, Kabupaten Merauke siap mengakomodir permintaan hewan kurban dari kabupaten lain di wilayah Papua.
Terbukti, sejumlah daerah, mulai Kabupaten Mappi, Yahukimo, Asmat, Mimika hingga Biak Numfor telah meminta pengiriman sapi Merauke untuk pemenuhan hewan kurban di daerah tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke, Martha Bayu Wijaya merinci, ada 296 ekor sapi kurban siap dikirim ke lima kabupaten luar Merauke.
“Untuk Mappi sebanyak 40 ekor, Yahukimo 10 ekor, Asmat 19 ekor, Mimika 220 ekor dan Biak Numfor sebanyak 7 ekor sapi,” terangnya kepada wartawan.
Dijelaskan, sebelum dikirim ke daerah tujuan, seluruh hewan kurban diperiksa kesehatan dan kelayakannua terlebih dulu.
Selanjutnya diterbitkan Surat Kesehatan Hewan (SKH).
Dikatakan Martha Bayu, berdasarkan surat penunjukan dari Dinas Pertanian Provinsi Papua, Kabupaten Merauke menjadi daerah yang mempersiapkan hewan kurban Idul Adha 1443 Hijriah/2022 Masehi di Papua.
Ia menambahkan, pada Idul Adha tahun ini, Rumah Potong Hewan Merauke juga siap melayani penyembelihan hewan kurban secara gratis.
Pihaknya mengimbau masyarakat yang akan berkurban dan melakukan pemotongan hewan kurban, untuk mendaftarkan hewan kurban di RPH agar segera dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan terlebih dahulu. (Nuryani)
















































