Vaksinasi COVID-19 Karyawan Freeport Indonesia Capai 89,87 Persen

Petugas medis menyuntikan vaksin kepada karyawan PTFI di Sporthall Tembagapura. ANTARA Papua/HO-Corcom PTFI

Metro Merauke – PT Freeport Indonesia (PTFI) mengungkapkan vaksinasi COVID-19 perusahaan itu kepada karyawannya telah mencapai 89,97 persen dari seluruh karyawan hingga akhir 2021.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dalam keterangan diterima di Jayapura, Senin, mengapresiasi dukungan karyawan terhadap kebijakan perusahaan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja.

Bacaan Lainnya

“Dukungan para karyawan tidak hanya mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan produktif, namun juga membantu mencapai target produksi perusahaan di sepanjang tahun 2021,” ungkap Tony Wenas.

Sejak Juni 2021, setidaknya 455 karyawan telah mendapat dosis pertama vaksin COVID-19, sementara 24.208 karyawan lainnya telah mendapat kedua dosis vaksin COVID-19.

Cakupan penerima vaksin COVID-19 ini, khususnya bagi karyawan di Tembagapura dan Kuala Kencana, Mimika, Papua, telah melampaui ambang batas kekebalan kelompok yang mensyaratkan capaian vaksinasi sebesar 70 persen dari total populasi.

Program vaksinasi COVID-19 ini berjalan beriringan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di seluruh area kerja PTFI, termasuk perubahan kebijakan perjalanan dan jadwal kerja karyawan untuk mendukung penurunan risiko penularan COVID-19.

“PTFI tidak akan lengah memerangi pandemi melalui berbagai kebijakan perusahaan, khususnya untuk mengantisipasi risiko penularan COVID-19 setelah masa liburan akhir tahun dan munculnya varian Omicron,” katanya.

“PTFI berharap komitmen kami untuk melindungi segenap karyawan akan terus jalan berdampak terhadap peningkatan produksi serta kontribusi kami bagi masyarakat di sekitar area operasi perusahaan,” lanjut Tony.

Peningkatan produktivitas PTFI tercermin pada pencapaian target produksi tembaga di triwulan III 2021 yang mencapai 956 juta ton atau meningkat 76,05 persen dari produksi di periode yang sama di tahun sebelumnya (yoy), sementara untuk produksi emas mencapai 968 ribu ounce atau meningkat 67,76 persen (yoy) di sepanjang triwulan III 2021.

Menurut rilis Badan Pusat Statistik Papua, aktivitas pertambangan menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan ekonomi Papua yang mencapai dua digit pada triwulan III 2021.

Upaya PTFI mewujudkan produksi yang aman dan berkelanjutan bagi karyawannya di tengah ancaman pandemi COVID-19 tidak terlepas dari kerja sama dengan yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Sejak awal penetapan status pandemi di Indonesia, PTFI terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memitigasi penyebaran COVID-19 melalui berbagai kebijakan.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengatakan Pemerintah Kabupaten Mimika mengapresiasi komitmen PTFI untuk mengedepankan keselamatan seluruh karyawan, sebagai bagian dari keberlangsungan operasional PTFI.

“Keberlangsungan produksi yang aman dan berkelanjutan di area kerja PTFI tidak hanya memberi manfaat bagi seluruh karyawannya, namun juga menjamin terus mengalirnya manfaat yang perusahaan berikan bagi masyarakat di sekitar area operasinya,” kata Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Pada tahun 2022, PTFI terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menekan penularan COVID-19 di area kerja perusahaan, meski capaian vaksinasi karyawan telah melampau target. (Antara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *