Metro Merauke – Ketua Umum Garuda Merah Putih, Yonas Nusi menyatakan polemik rencana pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Papua telah berakhir.
Sebab pemerintah dan DPR RI telah sepakat segera memparipurnakan rencana pemekaran Provinsi Papua atau tiga provinsi baru di sana.
Kini saatnya masyarakat dan para pihak di Papua mendukung upaya pemerintah mempercepat pembangunan di Tanah Papua.
Tokoh adat Saireri itu mengajak masyarakat Papua dan semua stakeholder di Papua, bersama menerima apa yang telah diputuskan negara.
“Ini upaya negara mempercepat pembangunan di Papua. Saya imbau semua pimpinan ormas, pimpinan adat dari setiap suku di tanah Papua dan tokoh agama memberikan pencerahan yang baik kepada masyarakat,” kata Yonas Nusi, Jumat (24/06/2022).
Juru Bicara Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua itu mengatakan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pihak gereja dan ormas mesti memberi pemahaman kepada masyarakat, bahwa apa yang diputuskan negara mesti diterima, sebagai upaya percepatan pembangunan.
Apabila ada dinamika dan aspirasi yang berkembang dalam proses ini, mesti menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk memperhatikannya, apabila nanti pembentukan DOB terwujud.
“Artinya, pembentukan tiga provinsi baru di Papua nantinya, ini akan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak di birokrasi. Jangan sampai pemerintah lupa aspirasi orang asli Papua, dalam penempatan pejabat dan rekrutmen ASN,” ujarnya.
Yonas Nusi meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendengar aspirasi dan suara rakyat Papua, agar mereka tidak bertanya tanya lagi mengenai DOB tersebut.
“Saya mohon kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden mendengar suara rakyat, sehingga tidak bertanya tanya lagi saat DOB ditetapkan dalam paripurna DPR RI. Ini hal hal sangat prinsip,” katanya.
Ia mengatakan, apabila provinsi sudah terbentuk di beberapa wilayah adat Papua, setelahnya pemerintah mesti mendukung dan mengupayakan pembentukan Provinsi Teluk Cenderawasih.
Sebab kata Yonas Nusi, Provinsi Teluk Cenderawasih merupakan janji Presiden pertama RI, Soekarno kapada rakyat saat itu.
“Provinsi Teluk cenderawasih mesti menyusul dibentuk. Akan ada waktunya nanti kita sampaikan itu secara terbuka, sebab itu merupakan janji Presiden Soekarno,” kata Yonas Nusi. (Arjuna)
















































