Metro Merauke – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Merauke, Papua, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke IV tahun 2022. Kegiatan Musda dibuka Bupati Romanus Mbaraka, Sabtu (24/09/2022).
Pada kesempatan itu bupati berpesan, gelaran Musda IV MUI Merauke dapat berjalan lancar hingga menghasilkan keputusan terbaik.
“Harapan saya, Musda IV MUI dapat berjalan baik. Yang terpenting, hasil yang dicapai dari Musda dapat dipegang bersama,” pinta bupati.
Bupati menyebut, sejauh ini jalinan kemitraan pemerintah dan MUI berlangsung dengan baik.
“Kita sangat mensupor kemajuan MUI, termasuk untuk kegiatan Musda kali ini, ada dukungan materil dari Pemda Merauke juga,” katanya.
Romanus menilai, keberadaan MUI di Merauke selama ini sangat komunikatif dengan lintas sektor.
MUI bahkan dapat menjadi payung dalam menjaga kerukunan umat beragama di daerah.
“Diikat dengan motto Izakod Bekai-Izakod, kebersamaan di tengah keragaman benar-benar diterapkan di sini (Merauke),” ujarnya.
Sementata itu Sekretaris MUI Provinsi Papua, Faizal Saleh mengapresiasi kinerja MUI Merauke yang telah terbentuk hingga di 11 Distrik.
Ia berpendapat, kemajuan digital era sekarang menjadi tantang tersendiri. Untuk itu MUI perlu menyikapinya dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah dan ukhuwah.
“Banyak anak muda mulai terpengaruh konten digital hingga menggeser norma agama. MUI perlu menyikapinya dengan mengoptimalkan media sosial sebagai sarana dakwah dan ukhuwah, bukan malah menjadi petaka, “ucapnya.
Dirinya juga berharap, lewat Musda IV akan terpilih ketua dan pengurus baru yang melahirkan program-program kerja demi kemaslahatan umat.
“Kepemimpinan MUI harus jadi teladan dalam hal aqidah, melaksanakan dakwah dan yang paling penting Misi MUI adalah kembangkan ukhuwah, membangun kebersamaan di dalam persaudaraan,”tandanya. (Nuryani)
















































