Metro Merauke – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merauke, Papua, Yohanes Samkakai menyatakan penanganan anak aibon (anak pecandu lem) di wilayah itu, perlu dukungan berbagai pihak.
Selama ini Dinas Sosial Kabupaten Merauke, telah berupaya maksimal memberikan pendampingan kepada anak anak pecandu lem. Namun dinas itu butuh dukungan dari instansi lain.
“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin memberikan pendampingan. Namun tidak berlangsung lama,” kata Yohanes Samkakai.
Katanya, ada berbagai kendala yang dihadapi Dinas Sosial dalam memberikan pendampingan. Salah satunya keterbatasan anggaran.
“Anak usia sekolah lebih mendominasi sebagai pecandu lem di Merauke. Kami sudah merehabilitasi anak anak ini, namun belum semua bisa kami dijangkau,” ujarnya.
Menurutnya, mereka yang telah direhabilitasi sudah dikembalikan kepada orangtuanya.
Setelahnya, diperlukan peran orangtua membimbing anak anak itu agar tidak kembali menjadi pecandu lem. (Redaksi/Arjuna)
















































