Metro Merauke – Sekretaris Daerah Merauke, Ruslan Ramli mengapresiasi Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
Pasalnya, program yang dijalankan Kelompok Wanita Tani (KWT), dinilai sangat mendukung upaya pemerintah dalam peningkatan ketahanan pangan keluarga dan masyarakat.
Penegasan itu dikatakan Sekda Ruslan Ramli, ketika membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang diikuti Kelompok Wanita Tani di Merauke, Jumat (23/09/2022).
“Saya apresiasi sekali program P2L. KWT secara tidak langsung telah membantu pemerintah. Itu sama artinya ibu-ibu membantu pemerintah dalam memperhatikan gizi keluarga dengan pengolahan pekarangan,”ujar Ruslan Ramli
Menurut Sekda, kegiatan Bimtek P2L menjadi penting. Ini selaras dengan tema HUT RI ke 77 ‘Pulih Lebih Cepat-Bangkit Lebih Kuat’.
Ditengah merosotnya ekonomi dunia dari aspek ketahanan pangan. Sehingga, kata Sekda, salah satu upaya yang bisa dilakukan dengan mensukseskan program P2L.
“Dengan pemanfaatan P2L secara optimal, sangat dimungkinkan dapat menahan laju Inflasi negara, khususnya di Kabupaten Merauke,” tuturnya.

Bimbingan Teknis Program P2L di Merauke dilaksanakan oleh Anggota Komisi IV DPR RI, H Sulaeman L Hamzah.
Legislator Fraksi NasDem ini menyebut, tahun 2022, sedikitnya ada sebanyak 30 paket P2L untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) di Provinsi Papua.
“Sebagian besar paket tersebut dialokasikan di Merauke,” kata Sulaeman Hamzah
Dikatakan, Merauke sebagai ibu kota Provinsi Papua Selatan, telah dicanangkan sebagai lumbung pangan. Dimana, kemajuannya akan semakin ditunjung dengan program pekarangan pangan Lestari yang berkesesinambungan.
“Progam P2L untuk KWT di Merauke tidak boleh gagal dan macet, untuk itu perlu didampingi terus biar maju dan berkembang,”pintanya.
Pada kesempatan itu Sulaeman L Hamzah berharap, adanya kolaborasi dan sinergitas Legislatif serta Eksekutif dalam mengawal kebijakan pemerintah demi memajukan masyarakat. (Nuryani)
















































