Metro Merauke – Pemerintah Kabupaten Merauke, Papua akan membentuk dua distrik baru di wilayah pemerintahannya.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah menyetujui rencana pembentukan dua distrik baru di Pulau Kimaam itu.
Bupati Merauke, Romanus Mbaraka dikutip dari suryapapua.com mengatakan dua distrik baru yang akan dibentuk itu berada di Pulau Kimaam.
Apabila pembentukan distrik baru tersebut telah terealisasi akan ada enam distrik di Pulau Kimaam atau Kabupaten Merauke bertambah menjadi 22 distrik.
Empat Distrik yang kini ada di Pulau Kimaam, yaitu Distrik Kimaam, Tabonji, Waan dan Ilwayab.
“Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Merauke telah menerima surat keputusan (SK) Mendagri, Nomor 050-145 Tahun 2022 itu. Isinya tentang pemberian dan pemutakhiran kode data wilayah administrasi pemerintahan dan pulau tahun 2021,” kata Romanus Mbaraka, Sabtu (09/04/2022).
Menurutnya, dua distrik yang akan dibentuk di Pulau Kimaan, yakni Distrik Kontuar yang dimekarkan Distrik Waan dan Distrik Padua, yang dimekarkan dari Distrik Ilwayab.
“Di Pulau Kimaam nanti ada distrik di pantai selatan dan distrik di pantai barat,” ucapnya.
Katanya, karena penambahan dua distrik ini sudah disetujui Mendagri, segera proses persiapan pelantikan kepala distrik untuk melaksanakan tugas di dua distrik yang akan dibentuk itu.
“Saya pasti akan lantik Kepala Distrik Kontuar dab Kepala Distrik Padua, sekretaris distrik dan stafnya, agar pemerintahan di sana bisa segera terlaksana tahun ini,” ujarnya.
Menurutnya, untuk saran pendukung dua distrik yang akan dibentuk itu, di antaranya kantor distrik, rumah dinas kepala distrik dan stafnya kini dalam proses.
Untuk lahan pembangunan fasilitas pendukung itu, Pemkab Merauke akan membicarakannya dengan masyarakat di sana.
Sebab, pemerintah daerah mesti melakukan pelepasan tanah hak ulayat masyarakat, membuat sertifikat tanah sebagai aset daerah.
“Salah satu alasan mendorong pembentukan distrik baru ini, agar pelayanan kepada warga di kampung kampung terjauh, lebih efektif,” kata Romanus Mbaraka. (Redaksi/Arjuna)
















































