Pelayanan Puskesmas Samkai Merauke Terganggu Akibat Dipalang

Selama dipalang warga, pelayanan di dalam gedung Puskesmas Samkai tak dapat dilakukan

Metro Merauke – Terhitung sejak Rabu (13/04/2022), Puskesmas Samkai, Merauke mulai dipalang warga.

Akibatnya, pelayanan masyarakat di Puskesmas itu tidak dapat dilakukan dengan optimal.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Merauke, dr Nevile Muskita menyayangkan adanya pemalangan tersebut.

Dan konsekuensinya, kata Muskita, pelayanan kesehatan masyarakat hingga kini jadi terganggu.

“Sampai Senin (25/04/2022), pemilik ulayat belum mau membuka palang di Puskesmas. Padahal kantor lurah yang sebelumnya ikut dipalang sudah beberapa hari dibuka,” Ljelasnya.

Kadinkes mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan warga dan meminta untuk mengakhiri aksi pemalangan di Puskesmas yang diketahui sebagai sarana pelayanan publik.

“Warga minta pembayaran tanah, Dinkes tidak ada uang untuk membayar, “tuturnya.

Ia mengungkapkan, selama kantor dipalang, petugas sama sekali tidak dapat memberikan pelayanan di dalam gedung Puskesmas.

“Tapi pelayanan di luar gedung, seperti kunjungan pasien masih dilakukan, sekalipun dirasakan tidak maksimal,”tukasnya.

Pihaknya berharap, permasalahan yang disengketakan warga pemilik tanah dapat segara mendapat penanganan pemerintah daerah.

“Petugas serba salah,
kita maunya melayani, namun kondisinya Puskesmas masih dipalang. Dari komunikasi kami ke pemerintah, bupati yang akan segera mengambil langkah penanganan,” kata Nevil Muskita. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *