Tak Kunjung Dibangun, Pembeli Laporkan Developer Perumahan ke Polisi

Merasa kecewa, sejumlah warga (pembeli) melaporkan developer perumahan ke kepolisian

Metro Merauke – Lantaran merasa kecewa, sejumlah warga beramai-ramai datangi Polres Merauke, Kamis (28/07/2022).

Kedatangan warga tak lain untuk melaporkan PT Elora Papua Abadi, developer perumahan.

Bacaan Lainnya

Salah satu korban, Iskandar Habibi mengaku telah menyetor dana awal Rp230 juta kepada developer untuk pembelian rumah yang ditawarkan dibangun di Jalan Cikombong, Merauke.

Namun, hingga satu tahun lebih, kata Habibi, pihak developer tidak kunjung realisasi pembangunannya (rumah).

“Kita dijanjikan akan terima kunci 3-4 bulan, tapi hingga 1 tahun lebih tidak ada pembangunan,”ucapnya kepada wartawan.

Habibi mengaku ada sekitar puluhan orang yang sudah mencicil, untuk bisa memiliki rumah yang dibangun PT Elora Papua Abadi.

“Saat ini yang lapor ke Polisi baru 21 orang. Sebenarnya yang jadi korban masih banyak di belakang,” timpalnya.

Dijelaskannya, para korban sudah berupaya bertemu developer dan minta kejelasan.

“Alasannya mereka mau fokus perbaiki akses jalan perumahan lebih dulu. Kenyataanya sampai sekarang juga jalan tidak ada dikerjakan, ” katanya.

Mengetahui tak kunjung ada kejelasan, Habibi dan sejumlah pembeli lainnya menuntut uang yang telah disetor ke developer untuk dikembalikan.

“Kita minta uang kita dikembalikan. Untuk saya sendiri sudah setor uang muka Rp230 juta, mereka (developer) pun gunakan mobil saya untuk ke Boben Digoel, biayanya Rp9 juta, juga belum dibayar, “bebernya.

Kasat Reskrim Polres Merauke, melalui Kaurbin Ops Satuan Reskrim, Ipda Eko Irianto mengatakan, pihaknya telah menerima aduan warga terhadap developer perumahan dimaksud.

“Benar, kita sudah terima laporan warga dan akan ditindaklanjuti. Segera kita panggil kedua pihak untuk dipertemukan terlebih dulu dan akan undang klarifikasi. Jelasnya korban sudah banyak yang melapor, “tukasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *