Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua, Romanus Mbaraka mengatakan olahraga paramotor dapat mendorong pertumbuhan pariwisata di wilayah itu.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke akan bekerjasama dengan TNI Angkatan Udara (AU) JA Dimara, untuk mempromosikan olahraga dirgantara ini.
“Ketika olahraga paramotor ini kita kembangkan, dapat mendorong perkembangan sektor periwisata. Kita akan bicarakan spotnya, [misalnya rutenya] dari Mopah ke Wasur,” kata Romanus Mbaraka, Rabu (18/05/2022).
Menurutnya, olahraga paramotor akan menjadi salah satu cabang olahraga yang ke depannya, akan diipertandingan dilevel nasional semisal Pekan Olahraga Nasional (PON).
Di Merauke sendiri, pernah digelar eksebisi paramotor saat pelaksanaan PON XX Papua. Eksebisi itu dalam rangka Kabupaten Merauke sebagai salah satu klaster PON Papua.
“Generasi muda di Merauke ini punya potensi, dan semangat dalam dunia olahraga. Termasuk olahraga yang menantang atau menguji nyali, seperti paramotor ini,” ujarnya.
Katanya, Pemkab Merauke bekerjasama dengan Pangkalan Udara J. A Dimara, akan terus mengembangkan olahraga ini.
“Kami akan bekerjsama merencangan spot agar olahraga ini agar dapat digelar secara berkelanjutan. Tidak hanya dalam pelaksanaan, juga mengenai pelatihan,” ucapnya.
Ia menambahkan, pengembangan olahraga paramotor juga bertujuan, memperkenalkan perkembangan dunia olahraga kepada masyarakat Merauke, agar masyarakat Merauke tidak ketinggalan perkembangan dunia olahraga.
“Peralatan paramotor didatangkan. Peralatan paramotor itu menjadi aset Pemkab Merauke,” kata Romanus Mbaraka.
Paramotor merupkan olahraga dirgantara serupa dengan paralayang. Yang membedakan, adalah mesin terbangnya. Mesin paramotor berbentuk baling-baling kipas angin, terletak di belakang punggung pengemudi.
Karena menggunakan mesin, paramotor bisa lepas landas dari dataran rendah yang luas seperti lapangan. (Arjuna)
















































