Pemprov Papua Selatan Gaungkan Komitmen Anti Korupsi, Puncak Harkodia Ditandai Pencanangan ZI

Plt Inspektur Provinsi Papua Selatan, Edy Purwanto

Metro Merauke – Pemerintah Provinsi Papua Selatan (PPS) menunjukkan keseriusannya dalam upaya pemberantasan korupsi dengan menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka Hari Antikorupsi Sedunia (Harkodia).

Puncak peringatan akan ditandai dengan agenda strategis, Pencanangan Komitmen Zona Integritas (ZI), yang bakal berlangsung pada peringatan Harkodia, Sabtu (13/12/2025).

Bacaan Lainnya

Plt Inspektur Provinsi Papua Selatan, Edy Purwanto menyebut, launching ZI akan dihadiri Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, empat Bupati maupun Forkopimda provinsi dan kabupaten.

Edy menjelaskan, Pemprov Papua Selatan fokus pada implementasi Zona Integritas (ZI) sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 9 Tahun 2021. ZI merupakan inisiatif untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
​Menurutnya, pencanangan ZI ini merupakan salah satu indikator penilaian kinerja bagi Gubernur. Proses menuju predikat WBK dan WBBM memerlukan waktu dan memenuhi kriteria ketat, termasuk penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

“Pengalaman di instansi vertikal seperti Polres, Kejaksaan, dan Pengadilan Agama, prosesnya memang lama untuk bisa mencapai itu. Perlu ada kriteria penilai SAKIP, penilaian WTP, dan kita (Papua Selatan) baru Wajar Dengan Pengecualian,” jelasnya.

​Dia menambahkan, peringatan Harkodia di Papua Selatan akan digelar di GOR Hiad Sai yang ditandai penandatanganan komitmen ZI yang menjadi media utama penyebaran informasi dan komitmen antikorupsi di Provinsi Papua Selatan.

Edy Purwanto menambahkan, belum acara puncak, berbagai kegiatan edukatif telah dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan Harkodia. Kegiatan tersebut mencakup penyuluhan anti korupsi yang menyasar pelajar SMA dan mahasiswa di delapan titik lokasi.

Selain itu, telah diselenggarakan lomba cipta baca puisi dan lomba poster, dengan penyerahan hadiah yang akan dilangsungkan pada puncak acara tanggal 13 Desember nanti.

​”Serangkaian kegiatan Harkodia sudah kami lakukan, ada penyuluhan antikorupsi untuk pelajar SMA dan mahasiswa di 8 titik, serta lomba cipta baca puisi dan lomba poster yang sudah kita gelar penyerahan hadiahnya di puncak 13 Desember,” ungkap sumber internal Pemprov PPS.

Pihaknya berharap, melalui langkah-langkah komprehensif dari edukasi publik, pencanangan ZI, hingga penguatan pengawasan, Pemprov Papua Selatan menegaskan tekadnya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, melayani, dan bebas dari praktik korupsi. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *