Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua, Romanus Mbaraka mengingatkan petani di wilayahnya bijaksana dalam membuka lahan pertanian.
Dikutip dari suryapapua.com, Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengatakan, apa gunanya petani membuka lahan pertanian dalam skala luas untuk ditanami padi, apabila tanaman mereka dirusak oleh hama.
Misalnya pada musim tanaman rendang kali ini, petani di sejumlah wilayah di Kabupatan Merauke gagal panen, kerena serangan hama.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Merauke saat turun kampung bersama Wakil Bupati Merauke, H. Riduan dan organisasi perangkat daerah (OPD), ke Distrik Kurik pada pekan lalu.
“Sebaiknya petani jangan memaksakan membuka lahan dalam skala luas. Yang rugi nanti adalah petani, dan hama itu makin lama tinggal di lahan pertanian,” kata Romanus Mbaraka.
Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengatakan, apabila Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan menyarankan petani, sementara waktu memanfaatkan sebagian lahan untuk ditanami jagung, sebaiknya saran itu diikuti.
“Memang tak ada larangan bagi petani untuk menanam padi. Namun akan jauh lebih baik lahan untuk sementara waktu, pamanfatannya dibatasi dulu, untuk memutus mata serangan hama,” ujarnya.
Katanya, apabila penyuluh pertanian lapangan menyarankan, agar lahan dimanfaatkan menanam jagung, sebaiknya diikuti agar mata rantai penyakit (hama) itu dapat diputus.
Menurutnya, harga jual jagung juga cukup baik, meski belum semahal beras atau gabah. Namun ini bisa menjadi solusi sementara waktu kepada para petani.
“Dinas terkaitpun akan membantu bibit jagung untuk petani. Saya kira harga jagung juga sangat baik,” ucapnya. (suryapapua.com/Arjuna)
















































