Metro Merauke – Ratusan tenaga kesehatan berstatus honorer di RSUD Merauke, Papua Selatan melakukan aksi unjuk rasa, Senin (19/12/2022).
Aksi para nakes untuk menuntut haknya yang belum juga dibayarkan pihak rumah sakit setempat.
Bahkan, ruang IGD RSUD Merauke ditutup para pendemo sampai ada kejelasan atas hak-hak mereka.
Dikatakan koordinator aksi, Max Yohanes, nakes yang ada menuntut dibayarkan jasa, insentif honorer, KPS, dan insentif Covid 2021.
“Aksi dilakukan sampai tuntutan terjawab. Kalau belum bisa terbayarkan hak-hak pelayanan IGD tetap ditutup,” ujar Max Yohanes.

Dalam aksinya para pendemo membawa spanduk dan pamflet menuntut pembayaran gaji.
“Pihak Rumah Sakit harus jelaskan permasalahan yang terjadi untuk insentif covid, KPS, dan honor dua bulan terakhir belum terbayarkan,” terangnya.
Sementara itu, ungkapan rasa kecewa dan prihatin dikatakan salah satu nakes, Imelda, selain menuntut pembayaran insentif, masalah keamanan rumah sakit demi keselamatan kerja perlu diperhatikan.
“Jaminan keamanan juga penting apa bila terjadi sesuatu terhadap kami,” katanya.
Imelda dan ratusan nakes lainnya berharap, pihak rumah sakit segera membayarkan haknya. Apalagi uang tersebut bakal digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan jelang hari raya Natal. (Nuryani)
















































