Metro Merauke – Kepala Dinas Kesehatan Merauke, Papua, dr Nevile Muskita meminta warga mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebab, varian Omicron telah ditemukan di Kabupaten Mereuke.
Katanya, berdasarkan hasil pemeriksaan delapan sampel yang dikirim ke Litbangkes untuk diteliti, enam di antaranya dinyatakan varian Omicron dan satu sampel adalah varian Delta.
“Benar, hasil sampel yang diperiksa di Balitbangkes sudah kita terima. Dari delapan sampel yang kita kirim, ada enam terdeteksi Omicron dan satu varian Delta,” kata Muskita, Kamis (10/02/2022).
Menurutnya, penularan varian Omicron tergolong cepat, sehingga masyarakat dituntut selalu waspada dengan menaati protokol kesehatan.
“Dalam beberapa hari terakhir kasus Covid-19 di Merauke terus meningkat dengan cepat,” ucapnya.
Nevile Muskita mengungkapkan, Rabu (09/02/2022), kasua positif korona di sana sebanyak 96, dan pada Kamis (10/02/2022), jumlah penderita Covid-19 sudah mencapai 131 kasus.
Cakupan zona merah di Kabupaten Merauke pun bertambah, yakni Distrik Merauke, Semangga, Tanah Miring, dan Jagebob.
“Sebagian besar [penderit] melakukan isolasi mandiri karena mengalami gejala ringan. Yang dirawat di RSUD Merauke ada lima pasien, dengan gejala sedang dan berat,” ujarnya.
Dinas Kesehatan Merauke mengimbau warga tidak panik dengan ditemukannya varian Omicron di wilayah itu.
Katanya, yang utama warga diminta segera melakukan vaksinasi Covid-19 dan terus patuhi prokes. (Nuryani/Arjuna)
















































