Wajib KTP di Merauke Semester I Capai 154.986 Jiwa

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Merauke, Yustina Regina Kamisopa-suara.merauke.go.id

Metro Merauke – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Merauke, Papua mencatat warga yang melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-e) di wilayah itu pada semester I, mencapai 154.986 jiwa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Merauke, Yustina Regina Kamisopa mengatakan, wajib KTP-e yang telah melaksanakan perekaman mencapai 138.248 jiwa atau 89,20 persen.

Bacaan Lainnya

“Yang sudah dicetak KTP-e nya sebanyak 129.438 dan yang belum dicetak 8.813 atau 6,37 persen,” kata Yustina Regina Kamisopa, pekan lalu.

Namun menurutnya, mungkin saja ada di antara warga yang sudah melakukan perekaman, KTP-e nya sudah dicetak akan tetapi belum terhitung.

“Karena yang kita input dikonsolidasi oleh pemerintah pusat setiap enam bulan. Kita akan terima Data Konsolidasi Bersih pada Juli 2022,” ujarnya.

Katanya, Disdukcapil Merauke baru dapat menyampaikan informasi ke publik secara keseluruhan, setelah Data Konsolidasi Bersih dikeluarkan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian.

Ia mengatakan ketika data itu sudah dikeluarkan, tidak akan ada lagi penggandaan data kependudukan, atau data tidak terbaca.

“Data wajib KTP-e pasti akan terus bertambah. Sebab usai mereka yang wajib KTP-e juga terus bertambah,” ucapnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Merauke, mengapresiasi warga di wilayah Kota Merauke, karena memiliki kesadaran melakukan perekaman KTP-e, dan mengurus dokumen administrasi kependudukan lainnya.

Situasi ini berbeda dengan kondisi di kampung kampung. Meski Disdukcapil telah aktif mengajak warga di kampung kampung melakukan perekaman, namun antusias mereka belum maksimal.

“Lebih menyulitkan lagi, ada warga kampung tidak mengingat tanggal, bulan dan tahun lahir. Inilah yang menyebabkan data tidak valid,” katanya. (Redaksi/Arjuna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *