1.600 Anak di Kabupaten Merauke Alami Stunting

Asisten I, Agustinus Joko Guritno membuka kegiatan pemetaan dan analisis program stunting 2022

Metro Merauke – Kepala Dinas Kesehatan Merauke, Papua, dr Nevile Muskita mengungkapkan, sekitar 1.600 atau 17 persen anak di Kabupaten Merauke mengalami stunting.

Seribu lebih anak yang mengalami stunting atau tersebar di sejumlah distrik di wilayah Kabupaten Merauke.

Bacaan Lainnya

“Data Dinas Kesehatan tahun 2021, jumlah stunting terbanyak ada di Distrik Waan, mencapai 35 persen, Kimaam 34 persen, Tubang 30 persen, Merauke 25 persen dan ada di sejumlah distrik lainnya,” beber Nevile Muskita, Jumat (20/05/2022).

Untuk di Distrik Merauke sendiri, sambungnya, masih ditemukan 25 persen anak-anak yang mengalami stunting.

“Diantaranya di Kelurahan Karang Indah, Kelapa Lima, Gudang Arang serta Samkai,” terangnya.

Menurutnya, jumlah stunting di daerah mencapai 17 persen itu, dinilai angka yang tinggi.

“Pemicunya memang dari berbagai faktor. Intervensi terhadap stunting dari Dinkes 30 persen, sedangkan selebihnya perlu sinergitas dari sektor lain,”katanya.

Dikatakan Muskita, selaras dengan target pemerintah pusat untuk menekan stunting dibawah 14 persen di tahun 2024, dibutuhkan peran aktif semua sektor untuk ikut ambil bagian dalam menekan stunting di daerah.

Terkait hal tersebut, dilakukan pemetaan dan analisis program stunting 2022.

“Setiap OPD perlu melihat lebih jelas, apakah akses air bersih masyarakat sudah baik, kebersihan lingkungan hingga kecukupan gizinya juga baik.? Dibutuhkan peranan semua sektor untuk menurunkan stunting,” tandasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *