DLH Merauke Targetkan PAD Tahun 2022 dari Retribusi Sampah Rp2,3 Miliar

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Merauke, Hj Harmini

Metro Merauke – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke, Papua menargetkan Pendapatan Asli Daerah tahun 2022 dari retribusi sampah mencapai RP2,3 Miliar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Merauke, Hj Harmini menyebut, jumlah tersebut meningkat dibanding target PAD tahun sebelumnya, Rp1,8 Miliar.

Bacaan Lainnya

Ia mengakui, untuk mencapai target PAD tersebut, pihaknya butuh kerja ekstra dalam pengelolaan sampah di daerah dan terus menggenjot jajaranya dalam memaksimalkan potensi SDM maupun sarana yang digunakan dalam pelayanan untuk ribuan pelanggan sampah di Kota Merauke.

“Memang target kita meningkat dari tahun lalu. Ini butuh kerja ekstra dan juga dukungan dari pelanggan untuk tertib dalam pembayaran retribusinya. Termasuk akan ada kenaikan beberapa retribusi untuk toko dan hotel,” ujar Harmini.

Harmini mengungkapkan, di tahun 2021 ditemukan adanya sejumlah pelanggan yang nunggak melunasi retribusi sampah perbulannya. Total tunggakan bisa mencapai Rp90 juta. Kondisi ini, katanya, dirasakan sangat mempengaruhi dalam capaian target DLH yang seharusnya Rp1,8 Miliar, namun di akhir tahun baru dapat terrealisasi Rp1,7 Miliar.

Disebutkannya, sejumlah pelanggan sampah di Merauke yang nunggak, selain dari kalangan rumah tangga, juga terdapat beberapa toko hingga hotel.

“Di awal bulan 2022 tunggakan retribusi masih akan dikejar. Pelanggan yang nunggak harus melunasi terlebih dahulu baru bisa dilayani kembali,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjelaskan, sarana angkut sampah maupun tenaga yang dimiliki masih sangat terbatas. Dengan 11 unit mobil sampah dan 201 tenaga kebersihan dirasakan belum memadai, mengingat terus meningkatnya jumlah pelanggan maupun volume sampah yang harus diangkut setiap harinya.

“Jumlah pelanggan kita sudah delapan ribuan dan volume sampah semakin meningkat, terutama pada saat hari-hari besar. Layanan sampah baru dilakukan di dalam kota dan belum membuka jalur baru. Tapi kita akan terus upayakan untuk dimaksimalkan,” tukasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *