Metro Merauke – Kabupaten Merauke, Papua mengirim hewan kurban ke berbagai daerah di Papua.
Pemerintah Provinsi Papua telah meminta Pemerintah Kabupaten Merauke menjadi salah satu daerah penyedia hewan kurban, khusus di wilayah itu.
Sebab, kini Pemprov Papua melarang sementara waktu hewan dari provinsi lain masuk ke wilayahnya.
Pelarangan sementara ini, sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku atau PMK pada hewan masuk ke Papua.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Kabupaten Merauke, Martha Bayu Wijaya mengatakan, beberapa kabupaten di Papua yang memesan hewan kurban, di antaranya Mimika dan Yahukimo.
“Kami akan mendistribusikan hewan kurban ke beberapa daerah. Kemarin (beberapa hari lalu) [ada pesanan hewan kurban] dari kabupaten Yahukimo. Itu sudah terpenuhi,” kata Matha Bayu Wijaya.
Menurutnya, untuk Kabupaten Mimika pihaknya masih menunggu kepastian berapa banyak permintaan hewan kurban yang akan dikirim dari Merauke.
“Kebutuhan hewan kurban untuk Kabupaten Mimika sebanyak 400 ekor. Namun kami masih menunggu kepastian. Sebab, mungkin saja Kabupaten Mimika juga memasok dari daerah lain,” ujarnya.
Katanya, pada prinsipnya Kabupaten Merauke siap memasok kebutuhan hewan kurban ke daerah lain di Papua, termasuk Mimika. Namun sebelum pengiriman, kondisi kesehatan hewan akan diperiksa terlebih dulu.
“Pada prinsipnya kami siap. Untuk Timika, kami kembalikan lagi ke Kabupaten Mimika. Apakah 400 ekor itu sudah terpenuhi. Misalnya mereka ada mendatangkan dari daerah lain berapa, dan kami Merauke berapa. Tentunya kami siap menyiapkan hewan kurban tersebut,” ucapnya.(Redaksi)
















































