Metro Merauke – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menduga pelaku penembakan di Kabupaten Puncak Jaya, Papua adalah kelompok bersenjata pimpinan Goliat Tabuni.
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan sejal dulu kelompok ini bermarkas di Distrik Tinggi Nambut, Puncak Jaya.
Meski kelompok ini telah berpindah ke Kabupaten Puncak dan Mimika pada 2012, namun sebagian anggota kelompok Goliat Tabuni, diduga masih berada di Puncak Jaya.
“Kami menduga [pelaku ini] dari kelompoknya Goliat Tabuni. Mereka yang tidak ikut [pindah] ke Puncak dan Mimika,” kata Mathius D Fakhiri, Rabu (13/04/2022).
Penembakan terhadap dua tukang ojek terjadi di Kampung Lumbuk, Distrik Tinggi Nambut, Puncak Jaya pada Selasa pagi (12/04/2022).
Korban tewas bernama Soleno Lolo, ditembak di rusuk sebelah kanan. Sementara korban kritis, bernama Sauku ditembak di bagian kepala.
Kedua korban ditembak saat berkendara dalam perjalanan pulang usai mengantar penumpang.
“Saya telah memerintahkan Kapolres Puncak Jaya, segera berkomunikasi dengan bupati mencari tahu pemicu penembakan,” ujar Mathius D Fakhiri.
Kapolda Papua, Mathius D Fakhiri menyayangkan peristiwa itu. Sebab, sudah dua tahun terakhir tak pernah ada aksi kekerasan di wilayah Puncak Jaya.
“Penyebab atau pemicu penembakan inilah yang mesti dicari tahu. Kecil kemungkinan pelaku adalah kelompok kriminal bersenjata dari luar Puncak Jaya,” ucapnya. (Redaksi/Arjuna)














































