Metro Merauke – Dalam suasana penuh sukacita, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal kepada seluruh umat Kristiani di empat kabupaten wilayah Papua Selatan, Kamis (25/12/2025).
Pesan ini membawa harapan agar semangat Natal menjadi momentum untuk mempererat kerukunan antar umat beragama di daerah tersebut.
Sekda Kainakaimu menekankan bahwa perayaan Natal, yang memperingati kelahiran Yesus Kristus, memiliki makna besar bagi umat Kristiani. Dirinya berharap peringatan ini memberikan kesejukan hati bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel.
“Makna besar Natal harus menjadi contoh nyata bagi kita semua dalam menjaga keharmonisan. Umat Kristiani diharapkan menjadi pelopor dalam menciptakan kedamaian dengan seluruh lapisan umat beragama,” ujarnya kepada Metro Merauke.
Dalam penyampaiannya, Sekda menegaskan bahwa pembangunan di wilayah Papua Selatan tidak bisa dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri. Kekuatan utama dalam memajukan daerah terletak pada persatuan seluruh elemen masyarakat.
Kainakaimu menyebut, keharmonisan yang selama ini terjadi di Papua Selatan merupakan modal penting dalam mewujudkan kota yang damai dan sejahtera bagi seluruh warga.
“Kita tidak bisa membangun wilayah selatan ini dengan bekerja sendiri-sendiri. Semakin kita memupuk kebersamaan dengan seluruh komponen masyarakat di tengah keberagaman, maka posisi kita akan semakin kuat untuk membawa perubahan positif,” tegasnya.
Dikatakan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan berkomitmen penuh untuk mendukung dan melindungi setiap aspek kehidupan beragama serta menjaga nilai-nilai toleransi yang telah lama tumbuh.
Ferdinandus Kainakaimu juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini telah menjaga stabilitas keamanan dan persaudaraan.
“Terima kasih karena lewat momen Natal ini, kita diingatkan kembali bahwa wilayah Papua Selatan telah menjaga kebersamaan sejak dulu. Kondisi ini harus terus dipupuk demi kemajuan bangsa hingga ke pelosok daerah,” tuturnya.
Melalui semangat Natal tahun ini, Pemerintah Provinsi mengajak seluruh warga untuk menjadikan perbedaan sebagai kekayaan dan modal utama dalam mengawal percepatan pembangunan di provinsi baru tersebut. (Nuryani)















































