Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua Selatan, Romanus Mbaraka mengatakan, untuk membangun percepatan kemajuan pembangunan di daerah, dibutuhkan sinergitas dari semua elemen. Termasuk, Eksekutif dan Legislatif.
Memantapkan sinergitas, kata bupati Mbaraka, sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai peluang dan tantangan pembangunan di daerah yang baru dimekarkan menjadi bagian Provinsi Papua Selatan.
“Membangun Merauke perlu sentuhan banyak pihak,”ucap Bupati Romanus Mbaraka kepada wartawan.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan kerja sama antar elemen hendaknya terus di aktualisasikan demi kepentingan memajukan masyarakat.
Bentuk sinergitas yang telah dibuktikan Anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L Hamzah, mendapat apresiasi tersendiri dari Bupati Merauke, Romanus Mbaraka.
Dimana, kata Mbaraka, program yang terus digulirkan salah satuLegislator Fraksi NasDem yang duduk di Senayan untuk masyarakat di Merauke. Mulai dari pelaksanaan berbagai bimbingan teknis hingga menyerahkan sejumlah alat mesin pertanian, manfaatnya telah dirasakan untuk memajukan sektor pertanian.
“Aspirasi-kan datang dari rakyat yang diserap dan disalurkan ke legislator Fraksi NasDem, lalu dikomukasikan sampai ke pusat. Ini merupakan bentuk sinergitas dan program yang positif,” tuturnya.
Meski begitu, bupati mengakui, dirinya sempat bersikap keras dan menyoroti soal alsintan yang disalurkan ke petani melalui jalur aspirasi NasDem.
Pasalnya, selain harus tertib administrasi, yang utama, bantuan alsintan harus digunakan dan dirawat dengan baik.
“Kita sudah saling koreksi. Memang saya kemarin bicara keras untuk NasDem, saya mau tertib administrasi pertanggungjawaban penyerahan. Kita harapkan semakin banyak alsintan yang disalurkan harus digunakan dengan baik,”bebernya.
Sementara itu Anggota Komisi IV DPR RI, H Sulaeman L Hamzah menyebut, sebelum Natal tahun 2022, pihaknya akan kembali menyalurkan 100 lebih alat mesin pertanian di Merauke.
Dijelaskan, demi menjaga alsintan agar pemanfaatannya dapat berkelanjutan, Sulaeman Hamzah selama ini secara intens menjalin kerjasama dengan kementerian dan lembaga mitra Komisi IV DPR RI.
“Ini semata-mata untuk selamatkan bantuan yang sudah turun. Kontinu dilakukan bimtek dan sosialisasi. Secara umum lebih memberikan pemahaman, penjelasan tentang kelola alsintan secara benar. Ini penting, agar bantuan dari dana APBN itu dapat dimanfaatkan untuk jangka panjang dan bisa digunakan berkelanjutan,”tandasnya. (Nuryani)
















































