Atasi Antrean Kendaraan, Bupati Minta Pengisian BBM di SPBU Berkupon

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka

Metro Merauke – Fenomena antrean panjang kendaraan untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang hingga kini masih terjadi di Merauke, Papua Selatan, mendapat perhatian serius dari kepala daerah setempat.

Menurut Bupati Romanus Mbaraka, selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas disekitar SPBU-SPBU, antrean panjang yang didominasi truk maupun kendaraan umum lainnya, telah berdampak merusak daerah milik jalan (DMJ).

Bacaan Lainnya

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Bupati Romanus Mbaraka minta kepada Pertamina untuk merubah sistem antrean melalui kupon.

Antrean kendaraan di SPBU Jalan Para komando, Merauke

“Saya melihat, akibat dengan antrean panjang selama ini telah membuat daerah milik jalannya semakin rusak. Tadi saya bertemu para sopir yang tengah antre BBM, setelah ini saya pun akan ketemu Pertamina, saya minta supaya sistem antrean menggunakan kupon saja,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (07/12/2022).

Menurut bupati, sistem atrean berkupon dinilai jauh lebih efektif. Pasalnya, akan dapat mengurai antrean panjang di sejumlah ruas jalan, tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di jalan raya hingga tidak merusak DMJ.

“Kalau gunakan sistem kupon, antrenya tidak begitu. Kendaraan baru datang ke SPBU isi solar setelah mendapatkan kupon. Dampaknya, lalu lintas tidak terganggu dan DMJ pun tidak menjadi rusak,” tukasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *