Tokoh Agama: Gubernur Papua Mestinya Taat Hukum, Serahkan Diri ke KPK

Salah satu tokoh agama di Papua, Ustadz Ismail Asso

Metro Merauke – Salah satu tokoh agama di Papua, Ustadz Ismail Asso berpendapat Gubernur Papua, Lukas Enembe harusnya taat hukum.

Katanya, Lukas Enembe mestinya menyerahkan diri ke KPK, terkait proses hukum dugaan korupsi, yang kini disangkakan kepadanya.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, siapapun pejabat orang asli Papua yang terbukti korupsi, apalagi kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka tetap harus diproses hukum.

“Jaminannya adalah kenyataan kemiskinan rakyat semesta Papua sebagai tolak ukur kebenaran bagi saya. Saya sebagai rakyat bagian dari rakyat kecil dan itu kenyataan atau fakta, ribuan orang rakyat Papua selama ini tidak sejahtera atau miskin,” kata Ustadz Ismail Asso, dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Selasa (20/09/2022) malam.

Katanya, ia bersama seluruh rakyat Papua selama ini hanya mendengar angka ratusan miliar bahkan triliunan rupiah, yang dikucurkan pemerintah pusat ke Papua selama ini.

Akan tetapi, hingga kini tidak ada perubahan signifikan bagi kesejahteraan rakyat Papua secara umum, selama Otonomi Khusus (Otsus) diberlakukan di provinsi tertimur Indonesia itu sejak 20 tahun silam.

Ustadz Ismail Asso juga mengkritik mereka yang melakukan aksi unjuk rasa “Save Lukas Enembe” di Kota Jayapura, Selasa (20/09/2022).

Katanya, mereka yang berunjuk rasa dan para pihak yang mendukung koruptor uang rakyat Papua, mungkin adalah pihak yang ikut menikmati.

“[Mereka inilah yang] menjerumuskan Bapak Kepala Suku Besar Lukas Enembe masuk dalam kubangan korupsi, gratifikasi seperti yang dipersangkakan KPK RI, hingga status Bapak Gubernur, ditetapkan secara resmi oleh KPK RI sebagai tersangka, bukan lagi saksi,” ujarnya.

Ia menduga, para pihak yang mengajak dan meramaikan ajakan aksi unjuk rasa damai itu adalah orang-orang yang selama ini ikut menikmati kucuran dana Otsus Papua, yang bernilai ratusan milyar hingga triliunan rupiah.

“[Mungkin] mereka ini yang berada dalam lingkaran kekuasaan selama ini, ikut terlibat menikmati,” ucapnya.

Ustadz Ismail Asso menegaskan, sebagai tokoh agama, ia tetap konsisten dan menghimbau jika memang Gubernur Papua, Lukas Enembe yang selama ini dianggap kepala suku besar statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, mestinya segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkannya di depan hukum.

“Melalui catatan kecil ini, saya sarankan agar Bapak Gubernur Papua, Kaka Lukas Enembe, secara gentel segera menyerahkan diri ke KPK RI. Dengan demikian, kepastian politik dan tertib pelayanan pemerintahan Provinsi Papua berjalan baik, aman, damai demi meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Papua daru berbagai lapisan,” kata Ustadz Ismail Asso. (Redaksi)

Untuk Pembaca Metro Merauke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.